Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Gus Yani Sambut Gubernur Samarkand, Perkuat Sanad Sejarah Maulana Malik Ibrahim hingga Uzbekistan

Hany Akasah • Minggu, 5 April 2026 | 19:52 WIB
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) mendampingi Gubernur Samarkand Uzbekistan saat berziarah ke Makam Maulana Malik Ibrahim. (Ist/Radar Gresik)
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) mendampingi Gubernur Samarkand Uzbekistan saat berziarah ke Makam Maulana Malik Ibrahim. (Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Momentum bersejarah tercipta di Kabupaten Gresik pada Minggu (5/4). Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menerima kunjungan kenegaraan sekaligus religi dari rombongan Duta Besar Uzbekistan dan Gubernur Samarkand.

Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan ziarah ke Makam Maulana Malik Ibrahim sekaligus memperkuat hubungan spiritual dan budaya antara kedua negara.

Kunjungan ini menjadi tonggak penting karena untuk pertama kalinya terdapat pengakuan internasional yang sangat kuat terhadap silsilah dan sejarah Maulana Malik Ibrahim sebagai tokoh besar Islam yang memiliki akar kuat di Uzbekistan.

Baca Juga: Gerai KFC Gresik Tutup, Warga Kota Santri Banjiri Medsos dengan Nostalgia

Perwakilan International Relations Imam Bukhari Center, Rofi Eka Shanty, yang menjembatani pertemuan ini menjelaskan bahwa agenda utama kunjungan adalah menyambungkan kembali sanad atau hubungan keluarga para tokoh besar Islam.

“Hari ini kami mendampingi Gubernur Samarkand untuk bertemu Bupati Gresik dalam rangka menyambungkan sanad antara Maulana Malik Ibrahim dengan Bahauddin Sogarji (Shaghir), yang makamnya berada di Samarkand,” ungkap Rofi.

Keterkaitan sejarah ini juga mencakup tokoh-tokoh besar Wali Songo lainnya seperti Sunan Ampel, Syekh Jumadil Kubro, hingga Ibrahim As-Samarqandi.

Baca Juga: DLH Gresik Uji Lab Sampel Asap Misterius di Manyar, Perusahaan Terancam Sanksi Berat

Sebagai bukti penguatan kajian sejarah, rombongan Uzbekistan menyerahkan sebuah buku silsilah kepada Pemkab Gresik yang saat ini tengah dalam proses penerjemahan ke bahasa Indonesia.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menyambut hangat rombongan di pendopo kabupaten. Selain membahas sejarah, pria yang akrab disapa Gus Yani ini juga mempromosikan kekayaan lokal Gresik kepada para tamu mancanegara tersebut.

“Kami menyambut baik kunjungan ini dan berharap Gresik semakin dikenal sebagai tujuan ziarah religi dunia,” ujar Bupati Yani. Dalam pertemuan tersebut, para tamu disuguhi kuliner khas seperti Nasi Krawu, Pudak, dan minuman tradisional Legen.

Baca Juga: Wisata Mangrove Hijau Daun Bawean: Pesona Konservasi 70 Hektar yang Memikat Ribuan Wisatawan

Tak hanya urusan spiritual, Gubernur Samarkand, Adiz Muzafarovich Boboyev, menunjukkan ketertarikan besar pada sektor industri Gresik. Ia secara khusus menyoroti potensi manufaktur pengolahan tembaga dan emas di Gresik yang menjadi komoditas ekspor unggulan.

Gubernur Samarkand bahkan mengundang langsung Bupati Gresik untuk berkunjung ke Samarkand guna menjajaki kolaborasi ekonomi yang lebih luas serta mengunjungi makam leluhur Maulana Malik Ibrahim di sana.

Hadir dalam rombongan ini Oybek Eshonov (Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia),  Adiz Muzafarovich Boboyev (Gubernur Samarkand),  Rustam Kobilov (Wakil Gubernur Samarkand),  Pengelola Makam Rukhabad (Lokasi makam ayah Maulana Malik Ibrahim di Samarkand),  serta Perwakilan travel agency asal Uzbekistan.

Baca Juga: Sinergi Ulama dan Umaro, Halalbihalal MUI Gresik Perkuat Benteng Iman dan Kondusivitas Wilayah

Kolaborasi ini diharapkan dapat membuka jalur pariwisata religi dua arah. Warga Gresik kini memiliki peluang lebih besar untuk berziarah ke Uzbekistan, begitu pun sebaliknya, masyarakat Uzbekistan diharapkan dapat berkontribusi dalam revitalisasi khazanah keilmuan sejarah para Wali di tanah Jawa. (han)

Editor : Hany Akasah
#gresik #gus yani #uzbekistan #Maulana Malik Ibrahim #Gubernur