100 Hari Pimpinan Gus Yani dan dr Alif, Layanan Publik di Gresik Makin Cepat, UMKM Terus Menguat

Fajar Yuliyanto • Dipublikasikan Rabu, 16 April 2025 | 15:53 WIB

 

TINJAU PELAYANAN: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Wakil Bupati dr. Asluchul Alif dan Sekda Ahmad Washil Miftahul Rahman mengunjungi Rumah Sakit Gresik Sehati.
TINJAU PELAYANAN: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Wakil Bupati dr. Asluchul Alif dan Sekda Ahmad Washil Miftahul Rahman mengunjungi Rumah Sakit Gresik Sehati.

 

RADAR GRESIK - Pemerintah Kabupaten Gresik terus berupaya mewujudkan Gresik Baru yang Lebih Maju melalui Program 100 Hari Nawakarsa. Program ini merupakan aksi nyata yang mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari digitalisasi pelayanan publik hingga penguatan ekonomi kerakyatan.

Dalam 100 hari pertama, Pemkab Gresik telah melakukan transformasi sistem pemerintahan dengan mengintegrasikan 46 OPD ke dalam Gresik Integrated Smart System. Program-program jemput bola seperti PAK DALANG KEPASAR, Anjangsana, dan kolaborasi SIGAP antara Dispendukcapil dan Pengadilan Agama menjadi bukti konkret reformasi birokrasi.

Di sektor pendidikan, program SETIA diterapkan untuk membangun kesadaran tertib dokumen sejak usia sekolah. Di sektor perlindungan sosial, berbagai program dilaksanakan dengan pendekatan empatik, seperti distribusi sembako untuk nelayan dan bantuan sosial untuk janda miskin.

Program Bela Beli memperkuat sektor UMKM melalui fasilitasi legalitas usaha dan sertifikasi produk. Di sisi pembangunan fisik, normalisasi Kali Lamong dan perbaikan tanggul di tujuh titik kritis menjadi fokus utama.

Peningkatan konektivitas dilakukan melalui pembangunan jalan-jalan tematik berkualitas beton. Di sektor pertanian, bantuan benih dan pupuk diberikan kepada petani terdampak banjir.

Pendidikan menjadi fokus utama dengan pemberian insentif kepada guru swasta dan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi. Di sektor kesehatan, layanan diperkuat dengan akreditasi fasilitas kesehatan dan penanggulangan stunting melalui aplikasi GUS.

Wakil Bupati Asluchul Alif menegaskan bahwa program 100 hari ini adalah bukti konkret kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

"100 hari ini bukan tentang cepat-cepat mengklaim keberhasilan. Ini tentang membuktikan bahwa pemerintah hadir dengan nurani dan niat baik. Kami menanam semangat perubahan yang akan tumbuh menjadi masa depan yang lebih adil dan sejahtera," ujarnya. (jar/han)

 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
kesehatan Pemkab layanan pemerintahan gresik UMKM sistem