Kepada Radar Gresik, mantan Kepala Dinas Cipta Karya dan Perumahan (DCKP) Gresik itu mengungkapkan, pihaknya sudah meminta jajaran Satpol PP Pemkab Gresik untuk mencari strategi bersama dalam menata Pedagang Kali Lima (PKL).
"Memang saat ini kami melihat kurang adanya koordinasi dalam menghadapi PKL. Sehingga dalam penyelesaian persoalan masih belum ada kesepahaman," ujarnya.
Baca Juga : PKL Liar Resahkan Pengguna Jalan, Bupati Soroti Kinerja Satpol PP
Agar nantinya koordinasi bisa berjalan dengan baik, pihaknya sudah memberikan tugas kepada para Asisten Setda I, II dan III untuk bisa memfasilitasi koordinasi tersebut. Tidak lupa Wasil juga memberikan perhatian khusus atas munculnya informasi dugaan pungutan yang dilakukan oknum Satpol PP Pemkab Gresik kepada PKL.
"Saya sudah memberikan arahan agar persoalan pungutan ini diusut tuntas serta kepala Satpol PP mengambil langkah dan tindakan tegas sesuai dengan aturan yang ada," pungkas Washil.
Secara terpisah, Kepala Satpol PP Pemkab Gresik, Soeprapto menolak jika dituding selama ini tidak melakukan koordinasi dengan OPD lain. Mantan camat Dukun itu bersikukuh jika dalam melakukan penertiban dirinya sudah mengetahui fungsi dan tugas masing-masing.
"Kami menertibkan jualan diatas trotoar tapi terkadang kami juga merapikan becak agar lalu lintas lancar. Sehingga kami kerja tidak saling menunggu," ujarnya.
Menurut Soeprapto sinergi tidak selalu identik dengan bekerja bersama-sama alias grudukan.
Baca Juga : Maraknya PKL Liar di Jalan Protokol, Bupati Beri Ultimatum Satpol PP
"Setiap pukul 06.30 sudah kami upayakan menertibkan area pasar," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, kinerja Satpol PP Pemkab Gresik mendapatkan sorotan tajam dari Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Sorotan diberikan atas banyaknya keluhan masyarakat terkait keberadaan PKL yang memenuhi trotoar di Gresik. (fir/han) Editor : Hany Akasah