Kepala BLPBJ Pemkab Gresik Tri Joko Efendi mengatakan seluruh OPD sudah menggunakan e-katalog untuk melaksanakan programnya. Memang belum seluruh program.
"Karena tidak semua ada di e-katalog. Tapi ini sudah cukup baik," ujarnya.
Baca Juga : Pemkab Gresik Berhasil Tingkatkan Transaksi e-Katalog Hingga Rp 67 M
Total transaksi hingga 26 Desember sudah mencapai Rp 76 miliar. Jumlah ini membuat Gresik berada di posisi 17 pemda pengguna e-katalog lokal.
"Kami masih berada di posisi 4 untuk Jawa Timur. Kalah dari Provinsi, Surabaya sama Banyuwangi," ungkap dia.
Dikatakan, saat ini e-katalog lokal Gresik telah menayangkan 10.900 produk. Dengan 506 penyedia.
"Jumlah produk tayang dan penyedia terus bertambah setiap minggunya" terangnya.
Ia menambahkan, pada tahun anggaran 2023 mendatang pihaknya akan berupaya meningkatkan jumlah transaksi e-katalog lokal. Serta terus mengajak pelaku usaha untuk ikut mendaftarkan produknya di e-katalog lokal. "Pasti kami tingkatkan. Kami terus berkoordinasi dengan OPD agar programnya bisa dibelanjakan melalui e-katalog lokal," imbuhnya. (rof) Editor : Hany Akasah