RADAR GRESIK – Warga yang tinggal di Jalan Raya Dusun Dukuh, Desa Bungah, Kecamatan Bungah, Gresik, ramai-ramai mendatangi toko aneka macam buah dan ikan bernama SK Viral Grosir. Mereka protes lantaran merasa terganggu dengan bau busuk dan tidak sedap yang keluar dari toko tersebut, bahkan tercium hingga permukiman warga.
Puluhan warga yang tinggal di sekitar lokasi mulai memadati toko pada Rabu (1/10) sekitar pukul 20.00 WIB. Mereka menuntut agar toko yang menjual aneka buah dan ikan laut tersebut dihentikan karena bau busuk yang keluar sangat mengganggu, terutama anak-anak.
“Bau busuk itu dari ikan laut yang disimpan di dalam toko, bahkan kalau pas yang datang cumi dan kerang hijau baunya lebih busuk lagi. Warga di sini sangat terganggu,” kata Kusmiati, salah satu warga yang tinggal di sekitar lokasi.
Kusmiati mengungkapkan bahwa pihak pemilik toko sebenarnya sudah beberapa kali diingatkan oleh warga terkait bau busuk ikan yang menyengat. Namun, pihak pemilik dinilai masih membandel dan tetap menyimpan ikan laut yang mengeluarkan bau tidak sedap.
“Sudah diingatkan beberapa kali tapi masih saja jalan terus dan masih keluar bau busuk. Makanya warga kesal dan puncaknya demo ini,” terangnya.
Kapolsek Bungah AKP Suhari menyampaikan, setelah adanya mediasi yang melibatkan aparat desa, Polsek, dan Koramil Bungah, tercapai kesepakatan bersama.
“Hasil kesepakatan toko SK Viral Grosir ditutup, dan pemilik toko juga diwajibkan membersihkan barang-barang yang mengeluarkan bau busuk dari dalam toko dan lingkungan sekitar,” jelasnya.
Kepala Desa Bungah, Subakir, turut mendampingi proses kesepakatan tersebut. Setelah ada hasil kesepakatan untuk menghentikan seluruh aktivitas dan pemilik mengangkut barang-barang yang mengeluarkan bau busuk dari dalam toko, warga pun akhirnya membubarkan diri. (yud/han)
Editor : Hany Akasah