Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Anak Ikut Panik, Kesaksian Penumpang KMP Gili Iyang saat Terjadi Kebakaran di Perairan Karang Jamuang

Yudhi Dwi Anggoro • Jumat, 15 Agustus 2025 | 17:55 WIB
SELAMAT : Para penumpang dari KMP Gili Iyang di evakuasi dengan keadaan selamat terminal penumpang Pelabuhan Gresik.
SELAMAT : Para penumpang dari KMP Gili Iyang di evakuasi dengan keadaan selamat terminal penumpang Pelabuhan Gresik.

RADAR GRESIK – Para penumpang Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Gili Iyang yang sempat terbakar di perairan Karang Jamuang, Gresik, berhasil dievakuasi dengan selamat di Pelabuhan Gresik. Kebakaran terjadi saat kapal dalam perjalanan dari Pelabuhan Gresik menuju Pulau Bawean, pada Rabu malam (13/8).

Salah satu penumpang, Nur Zalva Itsnaini (27), warga Desa Daun, Kecamatan Sangkapura, Bawean, menceritakan kepanikan yang dialaminya. Kebakaran terjadi sekitar satu setengah jam setelah kapal berlayar, tepatnya di perairan Buoy 8 Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS).

"Kejadian kebakaran di bagian bawah kapal atau tempat muatan barang curah dan kendaraan bermotor. Para penumpang di bagian atas kapal panik setelah merasakan hawa panas. Beberapa penumpang yang sudah tidur langsung terbangun karena teriakan histeris," ujar Nur Zalva, Kamis (14/8).

Menurutnya, saat itu kondisi di lantai dua kapal sangat mencekam. Para penumpang berebut pelampung, saling tarik-menarik dalam kepanikan. "Semua sudah memikirkan diri masing-masing," tambahnya.

Meskipun sudah mengenakan pelampung, Nur Zalva dan penumpang lainnya masih khawatir kapal akan tenggelam. Namun, kru dan nahkoda kapal berusaha menenangkan penumpang sambil berkoordinasi dengan KSOP Kelas II Gresik dan pihak terkait untuk meminta pertolongan.

"Saya hanya bisa menangis dan berdoa, sambil bawa anak. Karena sempat berpikir tidak akan selamat," imbuhnya.

Akhirnya, api berhasil dipadamkan dan kapal berhenti menunggu bantuan. Penumpang lain, Rendi, juga mengaku sangat panik. "Saya agak trauma. Ada barang seperti kasur juga ikut terbakar," ucapnya, menduga penyebabnya adalah korsleting listrik.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Gresik, Capt. Herbert EP Marpaung, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik.

"Tidak ada korban jiwa. Para penumpang langsung kami evakuasi dan dilakukan penanganan di terminal penumpang," kata Herbert.

Ia menjelaskan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 23.00 WIB. Api terjadi di area car deck. Kapal kemudian kembali ke Pelabuhan Gresik dengan dibantu dua kapal pandu dan tiba sekitar pukul 09.00 WIB.

"Tidak ada korban jiwa maupun luka, serta kerusakan kendaraan. Hanya ada beberapa barang bawaan yang terbakar," pungkasnya.

Sebanyak 220 penumpang yang berhasil dievakuasi langsung diberikan logistik makanan dan minuman oleh BPBD dan Asosiasi Pelabuhan di Terminal Penumpang Pelabuhan Gresik. (yud/han) 

Editor : Hany Akasah
#kesaksian #Kapal #gresik #Gili Iyang #penumpang #BAWEAN #kebakaran