Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Polres Gresik Tertibkan Kenalan Remaja, Jaring Pelajar yang Sering Bikin Keresahan di Masyarakat

Yudhi Dwi Anggoro • Selasa, 29 Juli 2025 | 05:31 WIB
DIAMANKAN – Puluhan pelajar diamankan saat terjaring dalam Operasi Tipiring oleh Polres Gresik.
DIAMANKAN – Puluhan pelajar diamankan saat terjaring dalam Operasi Tipiring oleh Polres Gresik.

RADAR GRESIK – Komitmen Polres Gresik dalam menjaga ketertiban umum dan mencegah kenakalan remaja kembali dibuktikan melalui pelaksanaan Operasi Tindak Pidana Ringan (Tipiring) selama Juni hingga Juli 2025. Dalam operasi yang digelar tim Raimas Kalamunyeng Satuan Samapta, sebanyak 30 remaja terjaring, yang mayoritas berstatus pelajar.

Para pelanggar yang diamankan semuanya merupakan remaja laki-laki, termasuk beberapa yang masih di bawah umur. Mereka tidak hanya berasal dari Kabupaten Gresik, tetapi juga dari luar daerah seperti Jombang, Tuban, Surabaya, hingga Magetan.

Para pelajar ini terjaring dalam razia penertiban pelanggaran ringan, seperti mabuk di tempat umum, pelanggaran jam malam, serta aksi-aksi yang meresahkan masyarakat. Operasi ini difokuskan untuk mencegah potensi gangguan keamanan yang melibatkan kalangan remaja.

Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, menegaskan bahwa Operasi Tipiring tidak hanya bersifat represif, tetapi juga mengandung pendekatan edukatif dan pembinaan, khususnya bagi pelanggar usia remaja.

“Operasi ini bukan hanya untuk penindakan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan. Kami ingin memberikan efek jera sekaligus perlindungan bagi para remaja agar tidak semakin larut dalam perilaku menyimpang,” jelasnya.

Meskipun pelanggar akan tetap diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku, pendekatan humanis tetap dikedepankan, terutama terhadap anak di bawah umur. Proses pembinaan akan melibatkan kerja sama dengan orang tua, pihak sekolah, serta instansi terkait.

AKBP Rovan juga menyoroti pentingnya peran keluarga dalam mencegah kenakalan remaja.

“Kami mengimbau orang tua lebih aktif mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama di malam hari. Pengawasan dan komunikasi yang intensif dari keluarga sangat penting,” imbuhnya.

Operasi Tipiring ini diharapkan dapat menjadi peringatan bersama bahwa menjaga ketertiban dan keamanan bukan hanya tugas aparat penegak hukum, tetapi tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat.

“Penegakan hukum harus dipahami sebagai bentuk ikhtiar bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman, kondusif, dan sehat bagi tumbuh kembang generasi muda,” pungkasnya.(yud/han)

Editor : Hany Akasah
#Ketertiban #gresik #tipiring #pelajar #UMUM #polres