Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Malam Keakraban Jelang Pelantikan PP Muslimat NU Berikan Doa dan Apresiasi pada Gubernur Jatim Khofifah

Hany Akasah • Sabtu, 10 Mei 2025 | 06:57 WIB
Ketua Dewan Pembina Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa dan Ketua PP Muslimat NU Arifah Choiri saat malam taaruf
Ketua Dewan Pembina Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa dan Ketua PP Muslimat NU Arifah Choiri saat malam taaruf

 

 RADAR GRESIK – Suasana kehangatan dan keakraban terasa kental di Olah Bebaya Kota Samarinda Jumat (9/5/2025) malam.

Pimpinan Pusat (PP) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) masa khidmat 2025-2030 menggelar malam ta'aruf yang khidmat dan penuh makna, sehari menjelang pelantikan dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) mereka.

Acara ini menjadi momentum silaturahmi dan saling mengenal bagi para pengurus baru serta tokoh-tokoh penting yang turut hadir memberikan dukungan.

Sejumlah figur terkemuka tampak memadati lokasi acara, di antaranya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina PP Muslimat NU, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Fauzi, yang akan segera dilantik sebagai Ketua Umum PP Muslimat NU, serta tuan rumah, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud.

Kehadiran para pemimpin ini semakin menambah semarak dan bobot acara malam ta'aruf tersebut. Salah satu anggota DPD RI 

Dalam sambutannya, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat NU Kalimantan Timur, Aminah Jafar Sabran, secara tulus menyampaikan doa yang menyentuh bagi Khofifah Indar Parawansa.

"Mari kita doakan Ibu Ketua Dewan Pembina (Khofifah, red.) sebagai orang kedua di Indonesia," ucapnya dengan penuh harap, yang langsung disambut dengan ucapan "amin" serentak dari seluruh hadirin.

Doa ini mencerminkan harapan dan dukungan besar dari keluarga besar Muslimat NU kepada salah satu tokoh panutan mereka.

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya yang mendalam terhadap peran vital Muslimat NU dalam berbagai aspek kehidupan.

Beliau menyebut organisasi perempuan NU ini sebagai "pilar dalam rumah tangga dan kemasyarakatan, pendidikan, sosial, ekonomi," serta "benteng moral dan nilai-nilai Islam di tengah toleransi." Gubernur Rudy Mas'ud menyampaikan sambutan hangat kepada seluruh peserta Rakernas, berharap agar selama beberapa hari ke depan, mereka dapat menjalin keakraban dan menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang semakin memperkuat kiprah Muslimat NU di kancah nasional.

Baca Juga: Petrokimia Gresik Mulai Manfaatkan Teknologi IoT dan AI untuk Menjaga Mutu Pupuk Subsidi

Sementara itu, Ketua Umum terpilih PP Muslimat NU, Arifah Choiri Fauzi, dalam pidatonya mengungkapkan kebahagiaannya atas kehadiran 146 anggota Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU yang akan dilantik di Samarinda. Tak hanya itu, acara malam ta'aruf ini juga dihadiri oleh perwakilan PW Muslimat NU dari seluruh Indonesia, pimpinan cabang berprestasi, serta ketua Pimpinan Cabang Istimewa (PCI) dari berbagai negara, termasuk Arab Saudi, Mesir, Sudan, Hongkong, Tiongkok, dan Malaysia.

Arifah secara khusus memberikan apresiasi kepada PCI Muslimat NU atas dedikasi dan kerja ikhlas mereka. "PCI Muslimat NU yang kerjanya luar biasa, kerja ikhlas, saking ikhlasnya kita belum berjalan tapi sodaqah banyak, misalnya PCI Muslimat NU Hongkong yang ketika ada PMI muslim meninggal maka yang menyolati adalah ibu-ibu ini," tegasnya dengan nada bangga.

Semangat luar biasa yang terpancar dari anggota Muslimat NU juga menjadi sorotan dalam acara tersebut.

"Malam ini bisa dibaca ibu-ibu yang semangatnya muda, walaupun sudah usia matang dengan pengalaman dan ilmu tampak makin malam semakin menyala." Semangat ini, menurutnya, diprakarsai oleh Khofifah Indar Parawansa di Kalimantan Timur," jelasnya.

Lebih lanjut, Arifah mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Gubernur Jawa Timur dan Kalimantan Timur. Beliau mengapresiasi keberhasilan misi dagang antara kedua provinsi yang diinisiasi oleh Khofifah Indar Parawansa, yang menghasilkan transaksi luar biasa dari target awal Rp 650 miliar hingga melampaui Rp 1 triliun.

Sentuhan budaya lokal juga mewarnai malam ta'aruf ini. Arifah Choiri Fauzi mengungkapkan bahwa seragam khas Samarinda yang dikenakan pada acara tersebut merupakan ide dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

"Malam ini juga ada nuansa seragam khas Kalimantan Timur yang merupakan ide dari Gubernur Jawa Timur Ibu Khofifah, kita berikan applause untuk ibu Khofifah," ujarnya yang diikuti tepuk tangan meriah dari para hadirin.

Di akhir sambutannya, Arifah Choiri Fauzi menyampaikan harapan agar seluruh pengurus Muslimat NU yang akan dilantik diberikan kekuatan dan kesabaran untuk melaksanakan amanah Kongres NU di bulan Februari dan senantiasa berkhidmat untuk kemaslahatan umat.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Lia Istifhama, turut memberikan tanggapan atas acara tersebut. Menurutnya, malam ta'aruf ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan momentum yang penuh makna.

"Malam ta'aruf ini menjadi penanda dimulainya rangkaian acara penting bagi Muslimat NU, yang diharapkan dapat membawa angin segar dan program-program yang bermanfaat bagi perempuan dan bangsa Indonesia ke depan," pungkasnya. (han)

Editor : Hany Akasah
#Khofifah Indar Parawansa #kHOFIFAH #jatim #jawa timur #muslimat nu #misi dagang