RADAR GRESIK - Kecelakaan lalu lintas tragis merenggut nyawa seorang mahasiswa asal Surabaya di Jalan Raya Dusun Lopang, depan PT Diyasa, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik. Insiden yang terjadi pada Kamis (17/4) sekitar pukul 19.00 WIB ini melibatkan sebuah mobil Elf dan sepeda motor korban.
Mahasiswa nahas tersebut diketahui bernama Andrew Antonio (28), warga Lebak Jaya 2 Tengah No. 5 RT 6 RW 3, Surabaya. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi L 2349 ACF dari arah timur menuju barat di Jalan Raya Driyorejo Gresik.
Kapolsek Driyorejo, Kompol Musihram, menjelaskan kronologi kecelakaan maut di Driyorejo. Menurutnya, kecelakaan terjadi ketika mobil Elf dengan nomor polisi S 7896 US yang dikemudikan oleh Podang Dwi Mulya Jati (25), warga Jatirowo, Kecamatan Dawar Blandong, Kabupaten Mojokerto, berusaha mendahului kendaraan di depannya di Jalan Raya Lopang.
Baca Juga: Pemkab Gresik Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel, Berhasil Raih WTP 10 Kali Berturut-turut
"Pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor yang dikendarai korban. Karena jarak yang sudah terlalu dekat dan kedua kendaraan tidak dapat dikendalikan, tabrakan pun tak terhindarkan di Driyorejo Gresik," ujarnya.
Kompol Musirham menambahkan bahwa akibat kecelakaan tragis di Driyorejo tersebut, Andrew Antonio meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
"Korban segera dibawa ke Rumah Sakit Anwar Medika, Balongbendo, Sidoarjo. Tidak ada korban luka berat maupun luka ringan lainnya dalam insiden kecelakaan di Gresik ini," bebernya.
Kerugian material akibat kecelakaan di Driyorejo ini ditaksir mencapai sekitar Rp3.000.000.
Baca Juga: Dorong Tanah Wakaf Produktif, Menteri ATR/BPN dan DPP PUI Teken MoU di Sukabumi
"Faktor penyebab utama kecelakaan maut ini diduga kuat karena kelalaian pengemudi mobil Elf yang kurang berhati-hati saat mencoba mendahului kendaraan lain di Jalan Raya Driyorejo," ungkap Kompol Musihram.
Petugas dari Unit Lantas Polsek Driyorejo yang dipimpin oleh Aiptu Suwito dan Aipda Sufandi Ahmad telah melakukan olah TKP kecelakaan Driyorejo, mengamankan barang bukti, serta berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit dan Unit Gakkum Satlantas Polres Gresik untuk penanganan lebih lanjut terkait kecelakaan lalu lintas di Gresik ini.
"Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden kecelakaan yang menewaskan mahasiswa Surabaya di Driyorejo ini," pungkas Kompol Musihram. (yud/han)
Editor : Hany Akasah