Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Update Pencarian Korban Lompat dari Tambangan ke Sungai Driyorejo Gresik

Yudhi Dwi Anggoro • Rabu, 16 April 2025 | 04:03 WIB
PENCARIAN : Tim gabungan saat melakukan penyisiran sungai Kalimas dengan perahu karet mencari korban Estu Winarni yang melompat ke sungai di Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Gresik.
PENCARIAN : Tim gabungan saat melakukan penyisiran sungai Kalimas dengan perahu karet mencari korban Estu Winarni yang melompat ke sungai di Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

RADAR GRESIK  - Tim gabungan melakukan proses pencarian terhadap ibu rumah tangga bernama Estu Winarni ,54, yang tenggelam di Sungai Kalimas usai diduga bunuh diri dengam nekat meloncat dari atas perahu tambangan di Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Gresik, Satpolairud Gresik dibantu TNI-Polri dan warga langsung melakukan pencarian.

Kepala BPBD Gresik Sukardi melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik F.X. Driatmiko Herlambang mengatakan bahwa proses pencarian korban dilakukan dengan satu perahu karet.

"Sejak pukul 3 sore kami lakukan penyisiran di lokasi korban terjatuh sampai sejauh setengah kilometer dari tambangan," ujarnya, Selasa (15/4).

Ditambahakan Miko menjelaskan proses pencarian dilakukan hingga pukul 17.00 WIB korban Estu tak kunjung ditemukan. Salah satu penyebabnya lantaran kondisi arus Sungai Brantas cukup deras.

"Rencananya besok area pencarian akan diperluas hingga radius 1 kilometer dari lokasi kejadian," jelasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, seorang ibu rumah tangga Estu Winarni diduga bunuh diri dengan loncat dari perahu tambangan yang menghubungkan Desa Bambe Driyorejo dengan Desa Krembangan, Kecamatan Taman, Sidoarjo ini pada Selasa (15/4) sekitar pukul 13.00 WIB.

Kapolsek Driyorejo Kompol Musihram mengatakan bahwa berdasarkan keterangan saksi Roni, 24 tahun, yang bekerja sebagai tukang tambangan penyebrangan sungai, korban Estu yang menggunakan daster warna coklat datang berjalanan kaki kemudian menyebrang menaiki perahu tambangan dari arah Desa Bambe menuju Desa Krembangan, Kecamatan Taman, Sidoarjo.

"Selang 30 menit kemudian korban Estu kembali menyebrang dari arah Desa Krembangan menuju Desa Bambe. Tapi saat diatas tambangan tiba-tiba korban langsung naik pagar pelahu dan loncat ke kali (Sungai Kalimas, red)," ujar Musihram.

Mengetahui ada penumpang yang jatuh ke sungai, Roni langsung mencoba menyelamatkan dengan cara meloncat ke sungai menggunakan pelampung.

"Akan tetapi korban tidak diketemukan," pungkasnya.(yud/han)

Editor : Hany Akasah
#pencarian #BPBD #gresik #korban #tambangan #Driyorejo #brantas