RADAR GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati dr Asluchul Alif menyampaikan visi misinya saat Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Gresik, Senin (3/3).
Dalam Paripurna penyampaian visi misi tersebut dihadiri Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Gresiki, Walikota Surabaya Eri Cahyadi, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Wakil Bupati Mojokerto, serta wakil Bupati Bangkalan.
Dalam penyampaiannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menuturkan Pemerintah Kabupaten Gresik tengah menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2030, dengan visi "Gresik Baru Lebih Maju". Visi ini selaras dengan visi Indonesia Emas 2045 dan misi "Gerbang Baru Nusantara" Provinsi Jawa Timur.
Gus Yani dan Dokter Alif menetapkan visi “Pembangunan Gresik Maju yang Berkelanjutan Sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Untuk Kesejahteraan Masyarakat” dengan 5 misi utama.
“Yakni memperkuat sumber daya manusia yang unggul, mempercepat pembangunan ekonomi daerah berbasis potensi lokal, menyelesaikan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, meningkatkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, dan meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan pemenuhan kebutuhan dasar,” terangnya.
Untuk mencapai visi dan misi tersebut, dirumuskan program 9 prioritas Nawa Karsa, yang merupakan kelanjutan dari program sebelumnya.
Program-program Nawa Karsa tersebut meliputi, Gresik Tuntas dengan Peningkatan pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan, Gresik Seger yakni Peningkatan kesejahteraan sosial, Gresik Mapan untuk pembangunan infrastruktur dan penataan kota.
Sedangkan, Gresik Agropolitan yang fokus pengembangan sektor pertanian dan perikanan, Gema Karya merupakan pengembangan ekonomi kreatif dan penyerapan tenaga kerja lokal.
“Selain itu juga Gresik Cemerlang dengan fokus peningkatan kualitas pendidikan, Gresik Sehati dalam peningkatan pelayanan kesehatan, Gresik Barokah untuk pembentukan karakter masyarakat dan peningkatan kesetiakawanan sosial, serta Pesona Gresik dengan fokus pelestarian lingkungan dan pengembangan ekowisata,” kata Gus Yani.
Baca Juga: Polres Gresik Perketat Kemanan Ramadan, Instruksikan Patroli di Wilayah Rawan
Pemkab Gresik menekankan pentingnya efisiensi anggaran, sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025. Anggaran hasil efisiensi akan difokuskan pada penanganan banjir Kali Lamong dan pembangunan infrastruktur jalan poros desa.
Dalam upaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Gresik mengajak daerah-daerah tetangga untuk bersinergi. Beberapa poin penting kerjasama yang di harapkan dengan kerjasama bersama wilayah Gerbangkertasusila untuk pengembangan transportasi terpadu, termasuk pembangunan LRT.
Dukungan dari Kota Surabaya untuk meningkatkan konektivitas di wilayah Gresik selatan, kerjasama dengan Kabupaten Mojokerto dalam pengelolaan limbah dan sampah.
Kemudian kerjasama dengan Kabupaten Lamongan dalam penanganan kawasan kumuh, konektivitas jalan, dan pemanfaatan sumber daya air.
Kerjasama dengan Kabupaten Bangkalan dalam pengelolaan sumber daya perikanan, dan permohonan dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk penanganan banjir Kali Lamong.
Pemerintah Kabupaten Gresik menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan, dan mengajak untuk terus bekerja sama mewujudkan "Gresik Baru Lebih Maju".
Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Gresik Syahrul Munir menanggapi positif visi misi Bupati dan Wakil Bupati Gresik.
Menurutnya penuntasan banjir Kali Lamong dan penanganan infrastruktur jalan poros desa menjadi fokus utamanya Bupati, sehingga tentu harus kita support karena hari ini Gresik sedang dilanda dilanda banjir akibat luapan banjir kali lamong.
“Tentu ini progress untuk penuntasan masalah banjir ini tahapannya sangat panjang sekali. Tadi sudah diundang juga beberapa kepala daerah yang meliputi Gerbang Kertasusila, meliputti Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Kota Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan menjadi langkah yang baik untuk penanganan secara terpadu," jelasnya.
"Apalagi banjir dalam menyebabkan dampak di beberapa kabupaten dan kota terkait sehingga insya Allah Kita patut mengapresiasi dan insya Allah kita dukung agar program-program yang baik ini harus kita awal untuk segera masalah di sini,”terang Syahrul. (rir/han)
Editor : Hany Akasah