RADAR GRESIK – Kasus bullying yang dialami oleh TA, seorang remaja berusia 15 tahun di Gresik terus bergulir. Dua pelaku utama, PN dan NV masih dalam pengejaran pihak kepolisian.
Satreskrim Polres Gresik telah melakukan berbagai upaya untuk menemukan keberadaan kedua remaja tersebut. Motif dari aksi kekerasan ini diduga karena masalah pribadi antara korban dan salah satu pelaku.
Kanit PPA Satreskrim Polres Gresik Ipda Hepi Muslih Riza menjelaskan bahwa pihaknya masih berupaya mencari keberadaan dua remaja tersebut. Keterangan PN dan NV dinilai penting untuk mengungkap kronologi pasti peristiwa tersebut.
Hepi menyatakan saat proses pemeriksaan empat remaja perempuan. Hepi menilai seluruhnya tidak memahami bahwa aksi perundungan merupakan perbuatan tindak pidana.
“Menganggap hanya candaan saja. Mereka juga sengaja merekam tindakan tersebut untuk kebutuhan konten,” ucapnya.
Kondisi korban TA mulai berangsur membaik. Hasil visum menunjukkan tidak ada kekerasan fisik yang serius. Meski demikian, TA sempat mengalami trauma atas aksi perundungan yang dialami oleh teman-temannya.
“Pendampingan akan terus dilakukan bersama Dinas KBPPPA. Kami juga masih berupaya mencari keberadaan dua terduga pelaku, mohon doanya,” pungkasnya. (yud/han)
Editor : Hany Akasah