RADAR GRESIK - Nasib apes dialami penjual seblak di Driyorejo, Gresik. Mereka adalah Muhammad Rahul ,24, dan istrinya Safira Diah Ariani ,20. Kedua penjual seblak itu tinggal di Dusun Pasinan, Desa Kesamben Wetan, Kecamatan Driyorejo, Gresik. Dengan motif borong dagangan, motor kedua penjual seblak itu amblas seketika.
Kapolsek Driyorejo, Gresik AKP Musirham membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya juga sudah menerima laporan dari korban Muhammad Rahul ,24, si penjual makan seblak.
"Sudah ada laporan masuk ke Polsek Driyorejo terkait kasus perampasan sepeda motor milik penjual seblak," ujarnya, Senin (29/7).
Dipaparkannya, informasi yang dihimpun awal mula kejadian pada Sabtu (27/7) pukul 22.13 WIB, pelaku mengendarai sepeda motor Honda Vario warna biru putih datang ke warung seblak prasmanan milik korban Muhammad Rahul ,24, dan Safira Diah Ariani, 20.
Pelaku alih-alih memesan 75 porsi dengan harga Rp 1.200.000 untuk dikirim kerumah kakak pelaku pada hari Minggu (28/7) pukul 15.00 WIB. Pelaku meminta korban untuk mengantar mengambil uang muka dan ingin menunjukan rumah kakaknya. Korban mengantarkan dengan motornya, sedangkan motor pelaku ditinggal di warung seblak.
Pada saat mengantar pelaku, pelaku langsung mengancam korban Rahul di utara Underpass tol Sumo, Desa Kesamben Wetan. Pelaku memaksa berhenti dan membawa kabur motor korban ke arah Driyorejo.
Saat bersamaan, pelaku lainnya mengambil sepeda motor pelaku lalu kabur. Atas kejadian tersebut korban melapor ke Polsek Driyorejo dan korban mengalami kerugian sekitar Rp 26 juta.
"Saat ini masih proses penyelidikan, dari keterangan korban pelaku berjumlah dua orang," pungkasnya.(yud/han)
Editor : Hany Akasah