RADAR GRESIK – Salah satu tersangka pengeroyokan pesilat yang menewaskan korban SW asal Krian, Sidoarjo yang sebelumnya DPO akhirnya menyerahkan diri ke Polres Gresik, Selasa (28/5). Tersangka bernama Ilham Bagus Cahyono Santoso alias Celeng ,22, asal Kecamatan Semampir Kota Surabaya.
Diketahui sebelumnya Jajaran Satreskrim Polres Gresik telah mengamankan dua pelaku anak di bawah umur yang sebelumnya berstatus daftar pencarian orang (DPO), telah menyerahkan diri ke Polres Gresik.
Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan mengatakan bahwa tersangka inisial IBCS alias Celeng sempat menjadi DPO. Kini, tersangka sudah diamankan di Mapolres Gresik.
"Malam Selasa (27/5) diserahkan sama orang tuanya. Jadi semua DPO tiga orang sudah diamankan," ujar Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan,Selasa (28/5).
Aldhino menjelaskan dari sembilan orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka dan mereka bertanggungjawab melakukan aksi pengeroyokan terhadap empat korban di dua lokasi berbeda pada Minggu (19/5) lalu.
Untuk pelaku Celeng kini masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Gresik untuk proses penyidikan lanjutan.
AKP Aldhino menambahkan, sebagai langkah antisipasi, pihaknya akan terus melakukan patroli secara rutin. Termasuk, berkomunikasi dengan jajaran pengurus perguruan silat di wilayah Kota Pudak untuk mengawasi aktifitas anggotanya.
“Karena sudah berulangkali terjadi aksi kericuhan. Dikhawatirkan kembali memakan korban jiwa dan mengganggu kondusifitas Kamtibmas,” pungkas Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan.\
Sebelumnya Jajaran Satreskrim Polres Gresik mengamankan dua pelaku anak di bawah umur yang sebelumnya berstatus daftar pencarian orang (DPO).
Mereka menyerahkan diri ke Mapolres Gresik atas kasus pengeroyokan berakhir pembunuhan antar perguruan pesilat yang menewaskan korban SW asal Krian, Sidoarjo. Korban SW meninggal usai dikepruk botol kaca oleh pelaku.
Total ada sembilan pelaku penyeroyokan.
Enam sebelumnya sudah diamankan, kemudian menyusul dua orang yang menyerahkan diri. Terakhir, si Celeng yang diserahkan langsung oleh pihak keluarga. (yud/han)
Editor : Hany Akasah