RADAR GRESIK-Pemerintah Kabupaten Gresik menunjukkan kepeduliannya terhadap para nelayan di dengan menggelontor ratusan paket sembako kepada nelayan. Kegiatan bertajuk menggelar Bhakti Nelayan Berdaulat digelar di Kecamatan Bungah, Kamis (16/5).
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, kegiatan itu bentuk wujud kepedulian Pemkab Gresik terhadap para nelayan yang tidak bisa melaut karena kendala cuaca. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban para nelayan dan keluarganya.
"Bhakti peduli nelayan berdaulat ini merupakan wujud kepedulian kami kepada para nelayan yang tidak bisa melaut karena kendala cuaca. Kami hadir untuk memberikan bantuan ketika para nelayan tidak bisa melaut," ujar GUs Yani sapaan Fandi AKhmad Yani.
Gus Yani menyampaikan komitmen membangun sarana dan prasarana infrastruktur terkait dengan kebutuhan para nelayan.
Salah satunya adalah dengan membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di berbagai Kecamatan di Gresik.
"Pemerintah kabupaten Gresik hadir untuk mempermudah para nelayan agar mudah mengakses bahan bakar murah bersubsidi. SPBN sudah dibangun di Lumpur dan Panceng, selanjutnya akan dibangun di Ujungpangkah dan dilanjutkan hingga ke Bawean," jelas Gus Yani sapaan Fandi Akhmad Yani.
Bantuan yang diberikan kepada para nelayan berdaulat berupa paket sembako. Sebanyak 1.000 nelayan dari tiga kecamatan berkesempatan menerima bantuan, yakni Kecamatan Bungah, Manyar, dan Sidayu.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perikanan Johar Gunawan menambahkan, kegiatan itu merupakan salah satu program unggulan Dinas Perikanan Kabupaten Gresik. Program ini bertujuan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan para nelayan di Gresik.
"Dinas Perikanan Kabupaten Gresik berupaya membantu para nelayan dengan berbagai program inovatif lainnya. Kegiatan itu dalam rangka mendukung program pembangunan perikanan tangkap mandiri, dimana telah berlangsung sejak tahun 2022 dan 2023," jelas Johar.
Menurt Johar, Dinas Perikanan Pemkab Gresik terus berupaya untuk membantu para nelayan dengan berbagai program inovatif lainnya. Ia berharap para nelayan di Gresik dapat menjadi nelayan yang mandiri dan sejahtera.
Kegiatan bakti sosial dan pemberian bantuan kepada nelayan berdaulat ini merupakan bukti komitmen Pemkab Gresik untuk meningkatkan kesejahteraan para nelayan di wilayahnya. Dengan bantuan ini, diharapkan para nelayan dapat lebih fokus dalam bekerja dan meningkatkan hasil tangkapannya.
"Kegiatan ini merupakan salah satu program unggulan Dinas Perikanan Kabupaten Gresik. Ada 1.000 nelayan dari tiga kecamatan dengan rincian 582 nelayan dari 16 desa di Kecamatan Bungah, 218 nelayan dari 13 desa di Kecamatan Manyar, dan 200 nelayan dari 11 desa di Kecamatan Sidayu,” imbuh Johar. (rir/han)
Editor : Hany Akasah