RADAR GRESIK- Kecelakaan kereta api dengan kendaraan sepeda motor kembali terjadi di perlintasan kereta api di Kecamatan Dududuksampeyan, Kabupaten Gresik.
Kali ini menimpa pengendara motor Honda Supra 125 dengan nopol W 5889 DE yang dikendarai oleh Srionoh ,52, dan berboncengan dengan Misdi ,52.
Keduanya merupakan petani warga Desa Sumari RT 4 RW 2, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik mengalami luka berat patah tulang.
Sehingga korban harus dilarikan ke Rumah Sakit usai dirinya tersambar kereta Api 506 (Commuter Line Arjonegoro) di perlintasan kreta api km 202+7/8 (jalur hulu) petak jalan Duduk (DD) - Cerme (Cme), termasuk Desa Sumari Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik.
Informasi yang dihimpun awal mula kejadian pada Minggu (13/5) sekitar pukul 14:50 WIB saat penjaga swadaya palang pintu perlintasan tidak ditutup dan tidak mendengar informasi bahwa ada kereta Api sedang melintas.
Kedua korban saat itu mengendarai sepeda motor Honda Supra 125 nopol W 5889 DE yang kendarai Srionoh berboncengan dengan Misdi dari jalan raya menuju ke Desa Sumari tanpa melihat kanan kiri.
Lalu kedua petani langsung menerobos dan akhirnya terserempet Kereta Api (KA) 506 (CL Arjonegoro) yang sedang melintas dan korban terpental keluar jalur kereta api.
Diketahui bahwa penjaga palang pintu kereta api di Desa Sumari tersebut resmi dijaga Dishub Gresik 3 Shift selama 24 jam.
Saat kejadian jam dinas atas nama Sigit dan posisi lagi menjenguk saudara sedang sakit di Banyuwangi.
Namun Sigit menitipkan pekerjaannya menjaga palang pintu kreta ke penjaga swadaya yang setiap hari membantu jaga di perlintasan tersebut.
Selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan pihak kepolisian.
Saat dikonfirmasi kejadian tersebut, Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Iptu Tita Puspita membenarkan kejadian terebut.
Korban pengendara motor Honda Supra 125 dengan nopol W 5889 DE yang dikendarai oleh Srionoh ,52, dan berboncengan dengan Misdi,52.
Keduanya merupakan petani warga Desa Sumari RT 4 RW 2, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik.
"Korban sudah dievakuasi dan di larikan ke RSUD Ibnusina. Korban atas nama Srionoh mengalami luka Patah tangan sebelah Kanan dan Misdi mengalami luka Patah tangan sebelah Kiri," ujarnya, Minggu (12/5).
Selain menyebabkan korban luka kendaraan korban kecelakaan kereta api sudah diamankan untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Atas kejadian tersebut juga ada kerugian material Rp 8.000.000," pungkasnya.(yud/han)
Editor : Hany Akasah