RADAR GRESIK - Teka-teki kasus perampokan dan pembunuhan sadis Wardatun Thoyyibah, Warga Desa Imaan, Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik akhirnya terungkap.
Satu pelaku berhasil diringkus jajaran Sat Reskrim Polres Gresik. Pelaku utama masih kabur.
Informasi yang dihimpun satu pelaku yang dimankan bernama Asroil, 40, Warga Desa Imaan, Kecamatan Dukun.
Kasatreskrim Polres Gresik Akp Aldhino Prima Wirdhan mengatakan satu pelaku yang diamankan berinisial AS ,40, merupakan tetangga korban juga warga Desa Imaan, Kecamatan Dukun.
"Satu pelaku berinisial AS ,40, kami amankan di Jombang kemarin Minggu (7/8). Pelaku AS bertugas mengamankan handphone suami korban dan memantau lokasi, " ujarnya," ujarnya, Senin (8/4).
Aldhino menjelaskan pengakuan pelaku AS uang hasil tindak kejahatannya untuk membeli sabu - sabu atau nyabu.
"Pelaku AS mendapat uang Rp 8 juta dari pelaku utama Ahmad Midhol yang masih DPO, " jelasnya.
Pelaku utama perampokan dan pembunuhan Ahmad Midhol alias Hamid alias Mitkol als Ramid merupakan tetangga korban juga warga Desa Imaan, Kecamatan Dukun.
Pelaku Ahmad Midhol memiliki ciri - ciri tinggi kurang lebih 165 sentimeter, kulit sawo matang rambut Ikal atau botak.
"Apabila melihat, menemukan, atau mengetahui harap hubungi 082144778500 Ipda Komang Andhika Kanit Resmob Polres Gresik, " ungkapnya.
Sebelumnya, seorang ibu rumah tangga (IRT) yang juga pengusaha Wardatun Toyyibah ,28, warga Desa Imaan Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik ditemukan tewas bersimbah darah dengan sejumlah luka tusuk di leher pada Sabtu (16/3) dini hari.
Ibu satu anak tersebut diduga menjadi korban perampokan. Sebab uang senilai Rp 160 juta milik korban ikut raib digondol pelaku.
Hasil pemeriksaan dan olah TKP, polisi menemukan barang bukti berupa sarung golok di atas kasur korban.
Selain itu, juga meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk suami korban bernama Mahfud ,42, dan anak korban yang masih berusia 2,5 tahun.
Pemeriksaan anak korban melibatkan tim psikolog dan pendampingan anak.(yud/han)
Editor : Hany Akasah