Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Misteri Dugaan Perampokan dan Pembunuhan di Gresik, Keluarga Mandikan Korban Layaknya Kematian Biasa

Yudhi Dwi Anggoro • Senin, 18 Maret 2024 | 21:48 WIB
  1. EVAKUASI : Jenazah korban saat dimasukkan ke mobil ambulan untuk dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik.
    EVAKUASI : Jenazah korban saat dimasukkan ke mobil ambulan untuk dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik.

 

RADAR GRESIK-Kejanggalan tewasnya Wardatul Toyyibah, 28 yang diduga korban perampokan sekaligus pembunuhan penuh misteri. Pasalnya, usai ditemukan terkapar dengan empat tusukan golok, sang keluarga justru memandikan layaknya kematian biasa.

Hal itu menyebabkan polisi kesulitan melakukan olah TKP maupun penyidikan lebih lanjut atas kejadian dugaan perampokan sekaligus pembunuhan di Desa Imaan Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik tersebut.

 Baca Juga: Polres Gresik Ungkap Fakta-fakta Perampokan dan Pembunuhan Sadis Ibu Muda di Dukun

Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan mendapati kendala saat proses penyidikan. Khususnya berkaitan dengan tempat kejadian perkara yang sudah berubah. Lantaran korban sudah berpindah tempat dan sudah dalam keadaan dimandikan hingga ditutup kain.

"Jadi saat kami datang, TKP sudah rusak. Korban juga sudah dimandikan oleh pihak keluarga. Tentu tim penyidik harus bekerja keras untuk menemukan jejak dari pelaku yang mungkin tertinggal," beber AKP Aldhino Prima Wirdhan. 

AKP Aldhino mengatakan, suami korban Mahfud mengaku baru bangun pukul 05.00 WIB, Sabtu (16/3) dan sudah mendapati istrinya Wardatul Toyyiibah sudah tergeletak di kamarnya berlumur darah. Sedangkan anaknya juga mengalami luka di bagian kaki.

Kejanggalan muncul lagi karena Mahfud sempat bercerita kepada tetangganya bahwa istrinya memergoki pelaku yang hendak mencuri uang di laci. Kemudian pelaku membunuh istrinya “Suami korban Mahfud masih kami periksa secara intensif,” kata AKP Aldhino.

Sekedar diketahui, rumah di Desa Imaan Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik diduga dirampok. Ironisnya, ibu muda sekaligus pemilik rumah menjadi korban pembunuhan dari perampokan tersebut.  Sementara itu, uang yang dirampok senilai Rp 150 juta disebut-sebut uang nasabah. Selain menggasak uang Rp 150 juta yang berada di laci kamar korban, perampok juga disebut membawa serta HP Mahfud. (han)

Editor : Hany Akasah
#perampokan #gresik #pembunuhan #Dukun #Keluarga #polres