RADAR GRESIK - Puluhan warga Desa Banyutengah, Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik meluruk Kantor Balai Desa Banyutengah, Kamis (28/2). Alasannya, warga geram karena akases jalan menuju area pertanian rusak karena sering dilewati truk galian C.
Kapolsek Panceng Gresik Iptu Nasukha membenarkan, aksi demo warga terkait galian C.
" Warga demo menuntut jalan yang para petani tidak dilewati truk, " ujar Iptu Nasukha, Rabu (28/2).
Baca Juga: Jalan Desa Rusak Dilewati Galian C, Warga Gresik Demo Balai Desa Banyutengah
Sementara itu, salah satu petani Ahmad Hafidzul Khoir mengatakan, pihaknya menuntut Kades memberhentikan aktivitas galian C karena merusak akses jalan menuju lahan pertanian.
Menurutnya, truk galian C mengeruk tanah tambang milik pribadi. Diduga, pemilik lahan tersebut menyewa jalan desa supaya bisa dilalui.
"Ada warga yang jatuh akibat truk tidak mengalah dengan petani saat menuju ke lahan pertaniannya, " ujar Ahmad Hafidzul.
Baca Juga: Komisi III DPRD Gresik Sering Ingatkan DPU Soal Jalan Cepat Rusak Usai Ditambal, Ini Pesannya
Kepala Desa Banyutengah Fandloli mengakui, jika jalan desa dilalui oleh truk tersebut. “Pemilik masih sewa jalan desa senilai Rp 15 juta, " terangnya.
Untuk meredam amarah warga, Fandloli aktivitas galian C diberhentikan sementara. “Saya akan komunikasi lagi dengan pemilik galian C pk Rofik warga Paciran Lamongan, " pungkasnya.(yud/han)
Editor : Hany Akasah