Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Kejadian Dramatis Warnai Penggerebekan Homestay Lestari, Lokasi Bisnis Prostitusi di Depan Kantor Pemkab Gresik

Muhammad Firmansyah • Sabtu, 20 Januari 2024 | 23:09 WIB
DIGEREBEK: Homestay bernama Lestari di kawasan kompleks ruko di depan Kantor Pemkab Gresik, Jumat (19/1).
DIGEREBEK: Homestay bernama Lestari di kawasan kompleks ruko di depan Kantor Pemkab Gresik, Jumat (19/1).

RADAR GRESIK-  Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Gresik membongkar bisnis prostitusi yang sudah beroprasi bertahun-tahun disebuah kawasan bisnis dan pertokoan depan komplek kantor Pemkab Gresik.

Seperti razia-razia sebelumnya, tim reaksi cepat Satpol PP yang bernama Pudak (Personel Unit Darurat Amankan Ketertiban) melakukan pengumpulan bahan informasi dari masyarakat.

Dari sana mulai mengerucut ada sebuah Homestay bernama Lestari di kawasan kompleks ruko di depan Kantor Bupati. Nah, setelah diketahui jika bisnis prostitusi ini menggunakan aplikasi dalam bisnis haramnya.

Berbagai kejadian dramatis mewarnai upaya penggerebekan, mulai dari resepsionis homestay yang hendak kabur begitu melihat petugas datang, hingga mayoritas kamar Homestay yang dikunci dan tidak mau dibuka saat ada petugas datang.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Gresik, Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, Homestay ini terletak di komplek ruko dan perkantoran di depan Kantor Pemkab Gresik.

Nah, di dalam Homestay dua lantai tersebut ada 10 kamar dimana 8 kamar berfungsi sebagai tempat para Pekerja Seks Komersial (PSK) melayani tamu. Satu kamar tempat admin aplikasi dan satu kamar lagi tempat PSK menunggu pria hidung belang yang datang. Di beberapa ruangan ditemukan kondom bekas pakai, obat penguat hingga pelumas.  

"Saat kami gerebek ada 3 PSK yang sedang berbuat asusila dan sisanya sedang menunggu tamu datang," kata Sinaga

Dia mengungkapkan, awetnya bisnis prostitusi di Homestay Lestari ini terbilang aman dan dilakukan secara rapi. Hal ini dikarenakan lokasinya berada di area kompleks ruko yang terbuka sehingga meminimalisir kecurigaan masyarakat. Apalagi, dekat dengan pusat kantor pemerintahan. 

"Sepintas tidak ada yang aneh dari Homestay Lestari. Semuanya normal, tapi jika melihat di dalam kamar-kamar, ada satu kamar yang berisi 3 orang wanita. Padahal kamarnya sangat kecil. Lalu saat kami intrograsi mereka menyampaikan jika ada kamar tunggu untuk tamu yang sudah order di aplikasi," tandas Sinaga. (fir/han)

Editor : Hany Akasah
#SINAGA #Pemkab #Agustin Halomoan Sinaga #gresik #ruko #penggerebekan #satpol pp #online #Prostitusi