RADAR GRESIK- Muhammad Nidomuddin ,27, warga Desa Ngampel, Kecamatan Manyar tertunduk lesu di Mapolsek Manyar. Wajah tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE itu ditutupi masker. Sekedaar diketahui, Muhammad Nidomuddin babak belur sempat amuk massa saat diamankan anggota dan kini ditahan Mapolsek Manyar.
Kapolsek Manyar AKP Tatak Sutrisno mengatakan tersangka diamankan saat ngopi di Jalan Raya KH Syafi'i, Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar.
"Tersangka diamankan saat main judi online chip di dalam warkop," ujar Kapolsek Manyar AKP Tatak Sutrisno, Jumat (12/1).
Baca Juga: Kronologi Lengkap Peristiawa Carok Maut di Bangkalan hingga Sebabkan Empat Korban Tewas
AKP Tatak menerangkan, tersangka mencuri sepeda motor Supra X 125 nopol W-2998-BC di mess PT Xinyi Glass, pada Sabtu (6/11). Motor bebek Honda Supra 125 itu merupakan milik temannya sendiri, yakni Hantoko ,27, warga Kecamatan Bungah.
"Tersangka dan korban ini sebenarnya rekan kerja. Awalnya, tersangka mendatangi korban di kamar mess dan menyampaikan hendak meminjam sepeda motornya," ungkap AKP Tatak.
Baca Juga: Sering Judi Online, Warga Tlogopojok Gresik Ini Apes Dipenjara 7 Bulan
Usai ngobrol - ngobrol, Hantoko beranjak untuk menunaikan salat Zuhur. Namun kontak sepeda motornya ditinggal di atas ranjang mess.
"Saat korban salat Zuhur itu, tersangka menukar kunci sepeda motor korban dengan kunci palsu. Setelah itu membawa kabur motor korban," tandas Kapolsek Manyar AKP Tatak Sutrisno.
Baca Juga: Tampil Garang, Gresik Raih Kemenangan 3-1 atas Persipal Palu
Hantoko yang tersadar sepeda motornya hilang kemudian menghubungi Nidomuddin. Namun tersangka mengelak dan mengaku tidak jadi meminjam sepeda motor. Korban akhirnya melapor ke Polsek Manyar.
"Setelah menerima laporan korban, anggota langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil pemeriksaan CCTV diketahui bahwa yang mengambil sepeda motor adalah tersangka MN ini," tukas mantan Kasat Reskoba Polres Gresik tersebut.
Muhammad Nudhomuddin akhirnya berhasil dibekuk saat ngopi di Jalan Raya KH Syafi'i, Desa Sukomulyo, Manyar. Sempat menjadi sasaran amuk massa, Nidom dikeler ke kantor polisi.
Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata tersangka MN ini sudah beraksi di tiga lokasi berbeda. Dua TKP Manyar, dan satu TKP Kebomas.
"Ngakunya untuk kehidupan sehari - hari, tapi waktu ditangkap main chip. Sepeda motor curian itu kemudian dijual ke rekannya dengan harga Rp 2,5 juta. Polisi juga sudah mengamankan dua tersangka penadah yaitu bernama Muhammad Adi Syahputra Dewa ,20, asal Dusun Trate RT 07 RW 02, Desa Pundutrate, Kecamatan Benjeng dan tersangka penadah dua Agung Sutrisno,24, warga Sedayu lawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan," pungkasnya.(yud/han)
Editor : Hany Akasah