GRESIK - Satu korban kebakaran di PT Nankai Indonesia yang berlokasi di Jalan Mayjend Sungkono No 23 Kebomas akhirnya meninggal dunia saat jalani perawatan di RS Semen Gresik. Sementara satu pasien masih menjalani perawatan di RS Semen Gresik.
Saat dikonfirmasi Humas RS Semen Gresik, dr Tholib Bahasuan membenarkan pasien atas nama M.Sholachudin dengan luka bakar 30 persen meninggal dunia pada hari Jum'at (20/10) sekitar pukul 00.30 WIB dini hari.
"Korban diambil keluarganya untuk dimakamkan, " ujarnya, Minggu (22/10).
Untuk pasien korban Ismanto mengalami luka bakar 22 persen masih dalam perawatan di rawat inap. "Masih dalam perbaikan kondisi umum dan luka bakar nya, " jelasnya.
Baca Juga: Gelar Upacara Hari Santri, MWC NU Gresik Teguhkan Nilai Kesantrian Hadapi Perkembangan Zaman
Sementara itu, Kasatreskrim Akp Aldhino Prima Wirdhan menuturkan pihaknya melakukan penyelidikan dan pemeriksaan penyebab kebakaran bersama tim Laboratorium forensik (Labfor).
“Dua orang saksi dari pihak manajer operasional dan sekuriti PT Nankai Indonesia sudah diperiksa. Labfor juga sudah turun ke TKP Kamis (19/10)," ungkapnya.
Baca Juga: Pertamina Operasikan Kapal Tanker Baru Angkut Petrokimia Methanol ke Gresik
Sebelumnya diberitakan kebakaran besar terjadi di PT Nankai Indonesia yang berada di kawasan jalan Mayjend Sungkono, Kecamatan Kebomas, Kamis (12/10) lalu.
Akibat kebakaran tersebut merembet ke PT Achmadi Pasca Perintis yang ada di samping PT Nankai Indonesia.(yud/han)
Editor : Hany Akasah