Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Nyaris Sebulan, Sekolah dan Polres Gresik Belum Tangani Pengeroyokan Pelajar SMK di Driyorejo

Muhammad Firmansyah • Selasa, 3 Oktober 2023 | 11:30 WIB

 

Ilustrasi Pengeroyokan dan Penganiayaan
Ilustrasi Pengeroyokan dan Penganiayaan

 

 

GRESIK-Sudah nyaris sebulan kasus penganiayaan dan pengeroyokan dialami pelajar SMK di Driyorejo, namun sekolah maupun Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Gresik belum bisa mengungkap kejadian tersebut. 

Bahkan, sekolah enggan memberikan sanksi kepada pelaku terhadap AL, 16, yang tidak lain juga merupakan teman sekelas korban.

Orang tua korban Supriyaningsih mengatakan, dirinya kecewa karena kasus pengeroyokan pada putranya BGS karena menyembunyikan sepatu teman kelasnya CLT, 16 belum juga ditangani 

"Pihak sekolah terkesan melindungi pelaku. Hal ini terlihat dari tidak kunjungnya dilakukan mediasi antara orang tua AL dengan kami. Polres juga belum juga memanggil seluruh pelaku," tutur Ningsih.

 

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik, Ipda Hepi Muslih Riza menampik jika dituding tidak menangani kasus yang dilaporkan wali murid tersebut secara serius.

 

 

Pihaknya menegaskan, pada hari Kamis (05/10/2023) besok akan kembali mulai memanggil sejumlah saksi.

 

"Kasus ini sudah kami tangani secara profesional dengan telah memanggil pelapor pada tanggal (19/09) lalu. Dari hasil keterangan awal inilah penyidik akan menentukan langkah yang harus dilakukan seperti apa," kata Hepi.

 

Sementara itu, perwakilan sekolah, Wali kelas XII SMK Maarif NU Driyorejo, Ainun saat dihubungi Radar Gresik belum bisa memberikan keterangan.

Saat dihubungi melalui nomor handphonenya panggilan wartawan ditolak. 

Sebelumnya, orang tua korban Supriyaningsih mengungkapkan, pengeroyokan bermula saat BGS menyembunyikan sepatu teman kelasnya bernama CLT, 16.

 

CLT melaporkan BGS kepada pacarnya. Mendengar laporan tersebut, pelaku mengajak teman-temannya mengeroyok putranya hingga dadanya sakit. Aksi pengeroyokan dilakukan di di persawahan. (fir/han)

Editor : Hany Akasah
#smk #gresik #sepatu #Penganiayaan #Pengeroyokan #Driyorejo #Sekolah #polres #Teman