GRESIK- Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom menjelaskan hasil visum luar yang dilakukan di RSUD Ibnu Sina pada mata kanan korban tidak menunjukkan luka robek maupun pendarahan.
Demikian halnya dengan hasil visum pelendir bola mata, kondisinya dalam keadaan normal. Bahkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
’’Meski demikian, kami akan memastikan kondisinya dengan pemeriksaan lebih lanjut,’’ jelasnya.
Maka dari itu, pemerintah melakukan pemeriksaan magnetic resonance imaging (MRI), pemeriksaan medis menggunakan medan magnet dan energi gelombang radio.
" Tujuannya untuk menampilkan gambar struktur dan organ dalam tubuh. Sehingga kondisi pasti pada mata korban bisa diketahui. Kami menjadwalkan pada Selasa, (26/9) mendatang," jelasnya.
Namun, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan pihaknya meminta agar pemeriksaan MRI itu dimajukan hari ini (20/9). (yud/han)
Editor : Hany Akasah