Kapolsek Bungah AKP Sujito mengatakan, pencurian hewan ternak sapi terjadi di sebuah kandang milik korban Mohammad Aman pada, Jum’at (23 /9) dan dilaporkan Senin tanggal (26/9). Sewaktu korban terbangun dan hendak melaksanakan salat Subuh. Saat korban menuju kamar mandi dan melihat ke kandang seketika kaget mengetahui sapi betina warna putih miliknya tidak ada.
Pintu kandang dalam keadaan terbuka. Kunci gembok rusak. Korban langsung membangunkan keluarganya dan melaporkan kejadian tersebut kepada kepala desa. Dibantu warga sekitar, mereka mencari ke sekitaran Desa Raci Wetan, bahkan ke desa tetangga juga tidak menemukannya.
Baca Juga : Tidak Sampai 10 Detik, Motor Baru Amblas Digondol Maling
Keesokan harinya, dibantu saudaranya mencari ke pasar sapi hingga ke Kabupaten Tuban tetap tidak menemukannya. Hari keempat pencarian, tepatnya Senin 26 September, sekitar pukul 16.00 Wib, korban mencari sapi miliknya di Dusun Bangun Rejo RT 05 RW 02, Desa Mojopuro Gede, Kecamatan Bungah. Korban mendapati sapi miliknya berada di sebuah rumah kosong tepatnya di dalam ruangan bagian belakang dapur rumah. Korban langsung melaporkan penemuan sapi miliknya kepada kepala Desa Raciwetan Solihin selanjutnya bersama warga melaporkan Polsek Bungah.
"Pada Selasa (27/9), sekitar pukul 18.00 WIB, anggota reskrim Polsek Bungah gabung dengan anggota Resmob Polres Gresik telah mengamankan seorang tersangka Ahmad Sholeh warga Lamongan," ujar Sujito, Kamis (29/9).
Saat diperiksa penyidik, tersangka Ahmad Sholeh mengaku mencuri sapi tersebut. "Pengakuan tersangka usai melakukan pencurian sapi milik korban disembunyikan di rumah kosong di Desa Mojopurogede Kecamatan Bungah, " jelasnya.
Saat dilakukan introgasi lebih mendalam oleh penyidik, selain mencuri sapi juga melakukan pencurian sepeda motor yang berada di SPBU Tengger Kecamatan Manyar.
Baca Juga : Asyik Makan Lontong Kupang, Tiga Pemuda Dikeroyok Puluhan Orang
Sepeda motor honda Vario warna putih kini sudah diamankan di Mapolsek Bungah dan dalam proses penyidikan lebih lanjut. “Atas kejadian pencurian sapi tersebut korban mengalami kerugian kurang lebih Rp 45 juta,” pungkas Sujito. (yud/han) Editor : Hany Akasah