Nur Fauzi, 26, salah satu anggota silat Pagar Nusa mengatakan, penyerangan terhadap rombongannya dilakukan dengan cara melempari kendaraan dengan batu. Alhasil 3 kaca kendaraan yang mengangkut rombongan hancur. Diiungkapkan, aksi pelemparab terjadi usai dia dan rekan-rekannya pulang dari acara halal bihalal Pagar Nusa yang digelar di Kecamatan Benowo
"Serangan muncul saat kami melintas di Jalan Raya Kepatihan. Minibus yang kami tumpangi dilempar batu dari arah berlawanan," ujarnya.
Fauzi menduga penyerangan ini dilakukan oleh perguruan silat lain yang memang sejak pagi sudah menunggu rombongannya melintas. Meski demikian dia dan rombongan tetap berupaya menenangkan diri agar tidak terprovokasi dengan ulah para pelaku.
"Jika melihat atribut yang dikenakan memang yang menyerang kendaraan kami sesama pesilat namun beda perguruan," imbuhnya.
Anggota Pagar Nusa lain, Achmad Wahyudi, 30, menambahkan usai mendapatkan serangan dari orang tak dikenal pihaknya mendatangi mapolsek Cerme untuk meminta perlindungan sebelum melanjutkan perjalanan hingga ke Bojonegoro.
"Kami sudah berkomitmen untuk tidak membalas serangan demi menjaga kondusifitas," kata dia.
Sementara itu, Kanit Intel Polsek Cerme Aipda Herman menyebutkan, kejadian penyerangan pada kelompok silat pagar nusa terjadi pada pukul 13.30. Namun lokasinya bukan di Kabupaten Gresik melainkan di Kecamatan Pakal Kota Surabaya.
"Rombongan ini lari kesini dan meminta perlindungan," kata Herman.
Dikatakan, total ada 150 anggota silat Pagar Nusa yang mendatangi mapolsek Cerme. Mereka terbagi di 7 kendaraan minibus jenis elf. Namun saat tiba di Mapolsek dua anggota mengalami luka akibat terkena pecahan kaca.
Baca juga : Siapkan Liga Santri, Sembilan Perguruan Silat Latihan Bersama Kodim
"Anggota yang terluka kami antarkan ke Puskesmas untuk diobati. Sementara yang lain kami minta untuk berada di dalam Polsek untuk menghindari serangan susulan," imbuhnya.
Selanjutnya, jajaran Polsek Cerme melakukan koordinasi dengan Mapolres Gresik untuk menyiapkan personil pengawalan menuju Bojonegoro. Rencananya pengawalan dilakukan secara estafet hingga tiba di kota tujuan.
Hingga berita ini ditulis rombongan pesilat Pagar Nusa masih berada di Mapolsek Cerme untuk menunggu kedatangan personil Polres Gresik. (fir/han) Editor : Hany Akasah