Kejar Pancing yang Disambar Ikan, Pemancing Asal Menganti Gresik Hilang Tenggelam di Tambak

Yudhi Dwi Anggoro • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:34 WIB
PENCARIAN : Petugas gabungan masih melakukan pencarian korban di sebuah tambak di wilayah Putatlor, Kecamatan Menganti, Gresik. (Foto : Ist/Radar Gresik)
PENCARIAN : Petugas gabungan masih melakukan pencarian korban di sebuah tambak di wilayah Putatlor, Kecamatan Menganti, Gresik. (Foto : Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Aksi memancing berujung duka terjadi di wilayah Kabupaten Gresik. Seorang pria bernama Subandi (40), warga Dusun Krajan, Desa Menganti, Kecamatan Menganti, mendadak hilang diduga tenggelam saat memancing di sebuah tambak kawasan Desa Putatlor, Kecamatan Menganti, Gresik, Kamis (20/8/2026).

Kapolsek Menganti, AKP Arif Rahman, membenarkan adanya insiden tersebut. Kejadian bermula saat korban tengah asyik memancing bersama rekannya, Husen, warga Dusun Karangturi, Desa Menganti, di tambak milik H. Komari (60).

Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula ketika Husen tengah menunaikan ibadah salat Zuhur di sekitar lokasi. Sementara itu, korban tetap berdiri di tepi tambak menunggui pancingnya.

Baca Juga: Lahan Pertanian di Gresik Terdampak Kekeringan, Mentan Gelontorkan Bantuan Pompa dan Irigasi

Di tengah ibadah, Husen mendadak mendengar suara terkaget dari arah korban. Rupanya, alat pancing milik Subandi disambar ikan besar hingga terseret ke tengah perairan tambak.

"Melihat pancingnya terseret ke tengah, korban diduga langsung melompat masuk ke dalam tambak untuk mengejarnya. Untuk sementara keterangan saksi di lokasi seperti itu," ujar AKP Arif Rahman, Kamis (20/8/2026).

Mendengar riak air dan teriakan korban, Husen yang baru menyelesaikan dua rakaat salat langsung membatalkan ibadahnya dan bergegas melompat ke air untuk memberikan pertolongan.

Baca Juga: Hilang Kendali dan Terjatuh di Simpang Tiga Tenger, Pengendara Motor Asal Betoyo Meninggal Dunia

Namun, upaya penyelamatan mandiri tersebut gagal lantaran kondisi air tambak yang tergolong sangat dalam dan membahayakan keselamatan saksi.

“Tambak di lokasi kejadian diperkirakan memiliki kedalaman hingga tujuh meter. Kondisi ini menyulitkan saksi untuk menjangkau korban secara langsung sehingga saksi kembali naik ke daratan dan meminta bantuan,” jelas Kapolsek.

Insiden tersebut langsung dilaporkan ke pihak kepolisian dan instansi terkait. Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Gresik, Satpolairud Polres Gresik, serta personel Polsek Menganti dan Polsek Cerme masih menyisir lokasi kejadian.

Baca Juga: Jaga Keasrian Cagar Budaya, Gerakan Langit Biru Indonesia Asri Bersihkan Kawasan Makam Sejarah Gresik

"Petugas gabungan sudah berada di lokasi dan memfokuskan upaya pencarian keberadaan korban menyisir area tambak menggunakan perahu karet," pungkasnya. (yud/han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
tenggelam Polsek menganti gresik mancing