Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Perbatasan Gresik-Surabaya Berhasil Dievakuasi Tim Gabungan

Yudhi Dwi Anggoro • Selasa, 9 Juni 2026 | 11:55 WIB
Setelah pencarian selama lebih dari satu hari, tim SAR gabungan akhirnya menemukan Lukman Hakim (23). (Ist/Radar Gresik)
Setelah pencarian selama lebih dari satu hari, tim SAR gabungan akhirnya menemukan Lukman Hakim (23). (Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Setelah dilakukan operasi pencarian intensif selama lebih dari 24 jam, Lukman Hakim (23), pemuda yang dilaporkan tenggelam saat memancing di Sungai Kali Lamong akhirnya ditemukan. Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (9/6/2026) pagi.

Jasad pemuda asal Kelurahan Romokalisari, Kecamatan Benowo, Surabaya tersebut berhasil dievakuasi sekitar pukul 05.30 WIB di aliran sungai wilayah Tenggulunan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Lokasi penemuan ini berjarak cukup jauh dari titik awal tempat korban dilaporkan terjatuh.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gresik, Sukardi, melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, FX Driatmiko Herlambang, membenarkan bahwa jasad korban telah berhasil dievakuasi dari aliran sungai.

Baca Juga: Cegah Longsor, Babinsa Koramil Wringinanom Gresik dan Warga Sumberame Gotong Royong Bangun Talud

“Korban sudah ditemukan pada Selasa (9/6) sekitar pukul 05.30 WIB di wilayah Tenggulunan, Kecamatan Kebomas, dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Driatmiko, Selasa (9/6/2026).

Sebelumnya, korban dilaporkan hilang terseret arus pada Senin (8/6) pagi sekitar pukul 07.30 WIB. Peristiwa nahas itu terjadi saat korban sedang memancing bersama rekannya di sekitar struktur jembatan kereta api yang melintasi Sungai Kali Lamong, kawasan Dukuh Kalitangi, Kelurahan Romokalisari. Korban diduga terpeleset dari pijakan yang licin dan langsung terlempar ke dalam air.

Rekan korban yang berada di lokasi sempat berupaya memegang dan menarik tubuh korban. Namun, karena kuatnya arus bawah Sungai Kali Lamong, pegangan tersebut terlepas hingga korban tenggelam dan hilang dari permukaan visual.

Baca Juga: Bus Hantam Truk dan Motor di Duduksampeyan Gresik, Satu Orang Luka Berat

Keberhasilan evakuasi ini merupakan buah dari kerja keras dan sinergi solid tim SAR gabungan lintas daerah. Sejak menerima laporan darurat melalui Command Center 112, tim rescue langsung membagi area pencarian.

BPBD Kabupaten Gresik dikerahkan untuk melakukan penyisiran visual permukaan air menggunakan perahu karet, sedangkan tim BPBD Kota Surabaya memfokuskan aksi pencarian melalui metode penyelaman di sekitar titik jatuh.

Operasi kemanusiaan ini turut disokong penuh oleh berbagai unsur, meliputi Polsek Benowo, Satpol PP Surabaya, Dinas Perhubungan Surabaya, PMI Gresik, RAPI Gresik, tim emergency PT Freeport Indonesia, Gerpik, perangkat Kelurahan Romokalisari, serta kelompok masyarakat setempat.

Baca Juga: Terpeleset Saat Memancing di Kali Lamong Perbatasan Gresik-Surabaya, Pemuda Asal Benowo Hilang Terseret Arus

Dengan ditemukannya jasad korban, operasi pencarian resmi ditutup dan jenazah korban langsung dievakuasi sesuai prosedur.

Pihak BPBD kembali mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat, khususnya para penghobi mancing, untuk tidak meremehkan faktor keselamatan saat beraktivitas di bantaran sungai.

Warga diminta untuk ekstra waspada terhadap titik-titik pijakan yang licin dan memiliki karakteristik arus bawah yang deras guna mencegah terulangnya tragedi serupa di masa mendatang. (yud/han) 

Editor : Hany Akasah
#BPBD #gresik #kebomas #memancing #tim sar