Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Terpeleset Saat Memancing di Kali Lamong Perbatasan Gresik-Surabaya, Pemuda Asal Benowo Hilang Terseret Arus

Yudhi Dwi Anggoro • Senin, 8 Juni 2026 | 19:03 WIB
Cepat Tanggap : Tim gabungan saat melajukan pencarian seorang pemancing yang diduga terpleset dan tenggelam di Sungai Kali Lamong perbatasan Surabaya - Gresik. (Ist/Radar Gresik)
Cepat Tanggap : Tim gabungan saat melajukan pencarian seorang pemancing yang diduga terpleset dan tenggelam di Sungai Kali Lamong perbatasan Surabaya - Gresik. (Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Seorang pemuda dilaporkan hilang setelah tenggelam saat memancing di aliran Sungai Kali Lamong perbatasan Surabaya - Gresik, tepatnya di kawasan Dukuh Kalitangi, Kelurahan Romokalisari, Kecamatan Benowo, Surabaya, Senin (8/6/2026) pagi. Hingga Senin siang, korban masih dalam proses pencarian intensif oleh tim SAR gabungan.

Korban diketahui berinisial LKMN (23), seorang warga Kelurahan Romokalisari, Kecamatan Benowo, Surabaya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gresik, Sukardi, melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, FX Driatmiko Herlambang, membenarkan adanya insiden tersebut.

Baca Juga: Tekan Dampak Lingkungan, Bupati Gresik Dorong Dapur SPPG Jadi Pelopor Pemilahan Sampah

"Awal mula kejadian peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB di area jembatan kereta api yang melintasi Sungai Kali Lamong perbatasan Surabaya - Gresik, namun secara administratif masuk wilayah Surabaya," ujar Driatmiko Herlambang, Senin (8/6/2026).

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lapangan, peristiwa bermula ketika korban berpamitan kepada istrinya sekitar pukul 06.00 WIB untuk pergi memancing bersama rekannya.

Nahas, saat sedang asyik memancing di sekitar struktur jembatan kereta api, korban diduga terpeleset akibat kondisi medan yang licin dan langsung jatuh ke dalam sungai.

Baca Juga: Menanam Harapan Bersama Petani Raci Wetan, Babinsa Koramil Bungah Gresik Perkuat Ketahanan Pangan

Rekan korban yang berada di lokasi kejadian sempat merespons cepat dan berusaha menarik tubuh korban untuk menyelamatkannya. Namun, kuat dan derasnya arus Sungai Kali Lamong membuat upaya penyelamatan tersebut gagal. Tubuh korban dengan cepat tenggelam dan hilang dari permukaan air.

Melihat rekannya hanyut, saksi langsung melaporkan kejadian tersebut kepada warga setempat, yang kemudian diteruskan ke layanan darurat Command Center 112, petugas Pos Pengamanan Romokalisari, serta pihak kelurahan.

Mendapat laporan kedaruratan, tim SAR gabungan langsung menggelar Operasi Pencarian dan Penyelamatan (OPSAR) hari pertama. Karena lokasi kejadian berada di perbatasan, tim BPBD Kabupaten Gresik dan BPBD Kota Surabaya langsung berkolaborasi membagi tugas di lapangan.

Baca Juga: Sentuh Kebutuhan Dasar, Rutan Gresik Sediakan Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bagi Pengunjung dan Warga

Strategi pencarian dibagi menjadi dua metode utama. Yakni penyisiran permukaan dimana Tim BPBD Gresik melakukan penyisiran visual menggunakan perahu karet di sepanjang aliran sungai dekat lokasi kejadian.

Selain itu juga penyelaman bawah air dengan Tim BPBD Surabaya menerjunkan tim penyelam untuk menyisir dasar sungai di titik korban diduga tenggelam.

Operasi kemanusiaan ini melibatkan kekuatan besar dari berbagai unsur, antara lain BPBD Gresik, BPBD Surabaya, Polsek Benowo, Satpol PP Surabaya, Dinas Perhubungan Surabaya, PMI Gresik, RAPI Gresik, tim gerak cepat PT Freeport Indonesia, Gerpik, perangkat Kelurahan Romokalisari, serta masyarakat sekitar.

Baca Juga: Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Ratusan Anak di Gresik Asah Kreativitas Lewat Lomba Mewarnai

Sejumlah peralatan penyelamatan (rescue) canggih turut dikerahkan ke lokasi, termasuk perahu Landing Craft Rubber (LCR), kendaraan operasional darurat, life jacket, helm rafting, sepatu karang, hingga kantong jenazah sebagai antisipasi.

"Hingga pantauan siang hari, kondisi cuaca di lokasi terpantau cerah. Korban masih belum ditemukan dan proses pencarian terus diperluas oleh tim SAR gabungan di sepanjang aliran Sungai Kali Lamong," tambah Driatmiko.

Pihak BPBD mengimbau keras kepada seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan faktor keselamatan saat beraktivitas di sekitar bantaran sungai. Warga diminta menjauhi area yang licin dan memiliki arus kuat guna mencegah terjadinya kecelakaan air serupa di kemudian hari. (yud/han) 

Editor : Hany Akasah
#tenggelam #BPBD #gresik #mancing #benowo