RADAR GRESIK – Seorang bocah perempuan berusia 16 tahun asal Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, dilaporkan hilang dan belum kembali ke rumah selama sebulan lebih sejak pamit keluar. Gadis yang masih berstatus sebagai pelajar tersebut diduga kuat nekat kabur bersama dengan sang pacar.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, remaja berinisial ENF (15)—warga Desa Banjaran, Kecamatan Driyorejo, Gresik—tersebut diketahui meninggalkan rumah sejak tanggal 13 April 2026 silam.
Hingga saat ini, keberadaan anak dengan ciri-ciri fisik berkulit sawo matang dan berambut bergelombang itu masih misterius. Diselimuti rasa cemas dan kekhawatiran yang mendalam, pihak keluarga akhirnya resmi melaporkan hilangnya sang anak ke pihak kepolisian.
“Orang tua korban sudah lapor hilang baik ke Polsek maupun Polres. Anak itu tidak pulang bersama pacarnya selama sebulan lebih sejak 13 April 2026 sampai sekarang,” ungkap Calvino, kuasa hukum orang tua korban saat dikonfirmasi, Selasa (19/5).
Calvino menjelaskan bahwa ibu korban sejauh ini telah mengerahkan berbagai upaya mandiri untuk melacak keberadaan buah hatinya. Mulai dari menginterogasi teman-teman dekat korban hingga menyisir sejumlah lokasi yang biasanya kerap disinggahi.
Diketahui pula, sebelum melangkahkan kaki keluar dari rumah, korban sempat meninggalkan sepucuk surat yang menguak alasan di balik kepergiannya.
Baca Juga: Judi Sabung Ayam di Wringinanom Digerebek, Polres Gresik Amankan Enam Tersangka
“Klien kami sudah melakukan berbagai upaya pencarian. Sebelum pergi, korban sempat meninggalkan sepucuk surat yang isinya anak pelapor pergi meninggalkan rumah karena di rumah selalu disalahkan,” beber Calvino.
Lebih lanjut, Calvino memaparkan bahwa kepastian mengenai korban yang pergi bersama kekasihnya didapatkan ibu korban dari kesaksian dua orang teman anaknya. Berdasarkan pengakuan mereka, keduanya sempat mengantarkan korban untuk menemui sang pacar di kawasan Perumahan Kota Damai, Kecamatan Kedamean.
“Setelah itu bertemu pacarnya, korban langsung pergi bersama pacarnya tersebut dan sampai sekarang ini sudah tidak pulang lagi,” tambahnya.
Baca Juga: Teken MoU US$1 Juta di Shanghai, Pengusaha Gresik Siap Ekspor Komoditas Laut ke Tiongkok
Melihat situasi yang tak kunjung menemui titik terang, pihak keluarga sangat berharap aparat kepolisian dapat segera bertindak taktis guna menemukan keberadaan anak mereka.
“Harapan kami bisa segera ditemukan dan berkumpul kembali dengan keluarga. Bagi masyarakat yang melihat atau menemukan anak dengan ciri-ciri tersebut, kami memohon bantuannya untuk segera menghubungi pihak Kepolisian terdekat atau langsung ke pihak keluarga,” harapnya penuh cemas.
Sementara itu, Kapolsek Driyorejo, Kompol Musirham, saat dikonfirmasi mengenai kasus ini membenarkan bahwa laporan kehilangan tersebut telah resmi diterima oleh jajarannya. Namun, demi penanganan yang lebih spesifik, kasus ini kini telah dialihkan ke tingkat polres.
Baca Juga: Jatuh Terluka di Sawah Menganti, Damkarla Gresik Evakuasi Elang Jawa Langka
"Sudah kami limpahkan ke Unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak) Satreskrim Polres Gresik," pungkas Kompol Musirham. (yud/han)
Editor : Hany Akasah