Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Viral Pelanggan Ngamuk di Kedai Es Krim Driyorejo, Warganet Ramai Bongkar Dugaan Pelayanan Buruk Staff

Cak Fir • Minggu, 17 Mei 2026 | 17:28 WIB
Keributan terjadi di dalam gerai es krim di Driyorejo akibat rasa kecewa pelanggan terhadap porsi produk yang dianggap tidak sesuai ekspektasi.
Keributan terjadi di dalam gerai es krim di Driyorejo akibat rasa kecewa pelanggan terhadap porsi produk yang dianggap tidak sesuai ekspektasi.

 

Driyorejo - Jagat media sosial kembali dibuat geger setelah video keributan di gerai es krim Momoyo Citraland Driyorejo, Jumat (15/05) viral dan menjadi perbincangan luas publik.

Keributan itu disebut dipicu rasa kecewa pelanggan terhadap porsi es krim yang dianggap tidak sesuai dengan tampilan promosi maupun ekspektasi pembeli. Dalam video yang beredar, suasana di dalam gerai mendadak memanas hingga terjadi adu mulut antara pelanggan dan pihak kedai.

Video tersebut langsung menyebar luas di berbagai platform media sosial dan memancing ribuan komentar dari warganet. Tidak sedikit netizen yang justru ikut membongkar pengalaman buruk mereka terkait pelayanan di gerai tersebut.

Salah satu akun bernama @marriaagstnaa menulis komentar pedas terkait pelayanan karyawan di gerai Momoyo.

“Staff karyawan momoyo di CBD dan di Hulaan memang kurang ramah!!!” tulisnya.

Komentar lain datang dari akun @pwlaksani yang mengaku pernah menyaksikan sikap kurang menyenangkan dari pegawai saat melayani pelanggan lanjut usia.

Ia menyebut salah satu staff diduga sempat mengeluhkan antrean pembeli lansia dengan nada yang dianggap tidak pantas.

“Dalam hati ya Allah kok cek elek.e kelakuane staff nang kene. beda sama store yg di kbd,” tulis akun tersebut.

Tak hanya soal keramahan, beberapa warganet juga menyoroti kemampuan karyawan dalam menangani komplain pelanggan.

Akun @bangpaizz menilai skill pelayanan saja tidak cukup tanpa attitude yang baik dalam menghadapi konsumen yang sedang emosi.

“Karyawannya punya skill aja gak cukup, betapa pentingnya karyawan itu punya attitude, bisa menenangkan customer, berbicara sama customer itu harus bisa ramah,” tulisnya.

Komentar serupa juga diungkap akun @chie_santoso yang mengaku pernah mengalami pengalaman kurang menyenangkan saat datang ke gerai tersebut.

“Memang judes sih... kapan hari beli itu mereka ga ada senyumnya,” tulisnya.

Sementara akun @alanherlambang menyoroti banyaknya ulasan bintang satu di Google Maps yang mayoritas membahas pelayanan pegawai.

“Review Google Maps memang bintang satunya cukup banyak dan pada bahas pelayanan karyawan,” tulisnya.

Tak berhenti di situ, akun @nindynuriza bahkan mengkritik kondisi kebersihan gerai yang disebut kurang terawat.

Ia mengaku kecewa setelah menemukan meja, kursi hingga toilet dalam kondisi kotor saat berkunjung bersama anaknya.

“Shock nya lagi toiletnya kotor bangeeet valid nggak pernah dibersihin,” tulisnya.

Di sisi lain, sebagian netizen tetap menilai kemarahan pelanggan dalam video viral tersebut sudah berlebihan dan tidak seharusnya dilakukan di ruang publik.

Meski begitu, banyak warganet menilai insiden ini menjadi tamparan keras bagi pelaku usaha kuliner untuk lebih memperhatikan kualitas pelayanan, attitude pegawai, hingga kenyamanan konsumen.

Menanggapi ramainya video tersebut, pihak manajemen Momoyo Citraland Driyorejo akhirnya buka suara pada Sabtu (16/5/2026). Pemilik gerai mengaku langsung turun tangan sesaat setelah menerima laporan dari karyawan terkait keributan yang terjadi malam itu.

Sebagai langkah awal, pihak manajemen langsung memeriksa rekaman CCTV demi memastikan seluruh kronologi berlangsung secara objektif dan tidak simpang siur. Dari hasil pemeriksaan internal, manajemen menegaskan bahwa karyawan telah bekerja sesuai prosedur dan standar operasional yang berlaku.

Menurut pihak gerai, takaran es krim yang diberikan kepada pelanggan sudah mengikuti Standard Operating Procedure (SOP) dari pusat sehingga tidak ditemukan adanya pelanggaran dalam proses penyajian. Tak hanya itu, pihak Momoyo juga menyebut para karyawan sebenarnya telah berusaha meredam situasi sebelum keributan semakin membesar.

Saat pelanggan mulai menunjukkan rasa kecewa, pihak gerai sempat menawarkan penggantian produk dengan es krim baru sebagai bentuk tanggung jawab dan itikad baik kepada konsumen.

Namun suasana disebut sudah telanjur panas. Emosi pelanggan yang memuncak membuat komunikasi tidak berjalan kondusif hingga akhirnya terjadi adu mulut di area gerai yang kemudian direkam pengunjung dan viral di media sosial.

Pihak manajemen Momoyo menegaskan bahwa mereka terbuka terhadap segala kritik maupun komplain pelanggan sebagai bagian dari evaluasi pelayanan.

Editor : Cak Fir
#Viral #pelanggan #ngamuk #es krim