Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Bawa Senjata Tajam dan Naik Atap Rumah, Warga Sidomoro Gresik Dievakuasi Tim Gabungan

Yudhi Dwi Anggoro • Kamis, 30 April 2026 | 09:46 WIB
Dievakuasi : Petugas Damkarla Kabupaten Gresik dibantu warga diduga depresi bawa sajam dan naik atap rumah di kawasan Jalan RA Kartini XIVB No. 27, Kelurahan Sidomoro, Kecamatan Gresik (ist/Radar Gresik)
Dievakuasi : Petugas Damkarla Kabupaten Gresik dibantu warga diduga depresi bawa sajam dan naik atap rumah di kawasan Jalan RA Kartini XIVB No. 27, Kelurahan Sidomoro, Kecamatan Gresik (ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Suasana di kawasan Jalan RA Kartini XIVB, Kelurahan Sidomoro, Kecamatan Gresik, mendadak tegang pada Rabu (29/4).

Seorang pria yang diduga mengalami depresi melakukan aksi nekat dengan naik ke atap rumah sembari membawa senjata tajam (sajam), sehingga memicu kekhawatiran warga sekitar.

Tim penyelamat dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik segera turun tangan setelah menerima laporan dari warga bernama Ajiz sekitar pukul 09.10 WIB.

Baca Juga: Apresiasi Respon Pemkab Gresik, Pak Purnomo Polisi Baik Serahkan Pria Telantar untuk Dirawat Dinsos

Berdasarkan keterangan saksi, kondisi pria tersebut tidak stabil dan dianggap membahayakan lingkungan.

Perwira Piket Damkarla Gresik, Teguh Priyanto, menjelaskan bahwa petugas dari Posko Kota langsung bergerak cepat dan tiba di lokasi dalam waktu tujuh menit. Setibanya di sana, petugas mendapati warga tersebut tidak hanya berada di atap rumahnya sendiri, tetapi juga berpindah-pindah ke atap tiga rumah tetangga lainnya.

"Proses evakuasi dilakukan dengan melibatkan petugas gabungan dari Damkarla, Satpol PP, Polsek Kota, hingga Dinas Sosial. Kami mengedepankan pendekatan persuasif agar situasi tetap terkendali," ujar Teguh, Rabu (29/4).

Baca Juga: Evakuasi Jenazah Berbobot 400 Kg, Petugas Damkarla Gresik Turun Tangan Bantu Warga

Setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga, petugas akhirnya berhasil membujuk dan mengamankan pria tersebut sekitar pukul 09.45 WIB tanpa adanya perlawanan. Beruntung, dalam insiden ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa, luka-luka, maupun kerugian materiil.

Setelah berhasil dievakuasi, pria tersebut rencananya akan langsung dibawa ke RS AL Surabaya untuk mendapatkan penanganan medis serta perawatan psikologis lebih lanjut.

Sebanyak delapan personel dengan satu unit mobil rescue dikerahkan dalam operasi penyelamatan ini.

Baca Juga: Komitmen Kesetaraan Gender, Pemkab Gresik Uji Revisi Perda PUG di Kementerian Hukum

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu melaporkan kejadian serupa melalui layanan darurat. Penanganan yang cepat sangat penting untuk mencegah potensi bahaya yang lebih besar bagi keselamatan publik," pungkas Teguh. (yud/han) 

Editor : Hany Akasah
#Damkarla #gresik #dinsos #Depresi #tim gabungan