Ditinggal Pemilik, Ruko Alat Nelayan di Ujungpangkah Gresik Ludes Terbakar

Yudhi Dwi Anggoro • Dipublikasikan Minggu, 5 April 2026 | 19:45 WIB
Petugas Damkar Gresik, anggota Polsek Ujungpangkah dan warga saat melakukan pemadaman kebaran Ruko di Dusun Tajungrejo, Desa Pangkahwetan. (Ist/Radar Gresik)
Petugas Damkar Gresik, anggota Polsek Ujungpangkah dan warga saat melakukan pemadaman kebaran Ruko di Dusun Tajungrejo, Desa Pangkahwetan. (Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Insiden kebakaran hebat menghanguskan sebuah bangunan Rumah Toko (Ruko) di Dusun Tajungrejo, Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, pada Minggu (5/4) pagi.

Meski tidak ada korban jiwa, kobaran api melalap isi ruko yang berisi barang-barang mudah terbakar hingga menyebabkan kerugian materiil mencapai ratusan juta rupiah.

Ruko milik Mufid tersebut diketahui dalam kondisi kosong saat api mulai berkobar. Pengelola ruko, Sa’dun (60), dilaporkan baru saja meninggalkan lokasi sekitar pukul 07.00 WIB, satu jam sebelum api pertama kali terlihat.

Baca Juga: Gerai KFC Gresik Tutup, Warga Kota Santri Banjiri Medsos dengan Nostalgia

Peristiwa ini pertama kali diketahui warga sekitar pukul 08.05 WIB. Saksi mata melihat kepulan asap tebal membubung tinggi dari bagian atas bangunan.

Warga yang panik segera berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sembari menghubungi Polsek Ujungpangkah dan petugas pemadam kebakaran.

Kanitreskrim Polsek Ujungpangkah, Aipda Reza Wahyu Winastiko, menjelaskan bahwa api cepat merambat karena material di dalam ruko sangat mudah terbakar.

Baca Juga: Limbah Konstruksi Diduga Dibuang Ilegal di Sidayu, DLH Gresik Segera Panggil Pelaku

“Saat diketahui, api sudah membesar karena di dalam toko terdapat stok Bahan Bakar Minyak (BBM), oli, plastik, serta berbagai peralatan nelayan,” ujar Aipda Reza, Minggu (5/4).

Berkat kesigapan warga, api berhasil dijinakkan secara bertahap sekitar pukul 08.30 WIB. Tak lama kemudian, tepat pukul 08.50 WIB, satu unit pemadam kebakaran dari Pos Dukun tiba di lokasi untuk melakukan proses pendinginan (pembasahan) guna memastikan tidak ada titik api tersembunyi yang muncul kembali.

Petugas kepolisian langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk Muhammad Bilal (55), Mashuri (60), dan Ainur Robach (45) yang merupakan anak korban.

Baca Juga: Gagal Taklukkan Tikungan Waduk Kedamean Gresik, Pengendara Motor Asal Sidoarjo Terkapar

Berdasarkan hasil olah TKP awal, pihak kepolisian menduga kebakaran dipicu oleh masalah pada sistem kelistrikan.

"Dugaan sementara adalah korsleting listrik di bagian lantai bawah toko yang kemudian merembet ke barang-barang mudah terbakar di dalam ruko," jelas Aipda Reza.

Meskipun tidak ada korban luka maupun jiwa, dampak materiil dari kejadian ini sangat besar. Kerugian ditaksir berada di rentang Rp200 juta hingga Rp500 juta, tergantung hasil pendataan aset yang hangus.

Baca Juga: Nekat Beraksi Pagi Buta, Maling Motor di Balongpanggang Gresik Pasrah Diringkus Warga

Hingga kini, pihak Polsek Ujungpangkah masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti musibah tersebut. (yud/han)

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
ujungpangkah gresik Pangkahwetan Damkar kebakaran