RADAR GRESIK - Amukan si jago merah melanda area industri di Desa Sumengko, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik. Pabrik cat dan tinta PT Warnatama Cemerlang dilaporkan terbakar hebat pada Rabu (18/3) tengah malam.
Banyaknya material mudah terbakar membuat api sulit dikendalikan hingga Kamis (19/3) dini hari, memaksa petugas pemadam kebakaran berjibaku selama berjam-jam di lokasi kejadian.
Insiden ini pertama kali diketahui sekitar pukul 23.30 WIB. Berdasarkan keterangan Kapolsek Wringinanom, IPTU Ahmad Fahri, titik api bermula dari area gudang bagian timur yang merupakan tempat penyimpanan tinta.
Baca Juga: Lupa Matikan Kompor, Warung Kopi di Mojopetung Gresik Hangus Dilalap Si Jago Merah
Saksi mata yang merupakan petugas keamanan pabrik, Didik W, mengaku sempat mendengar suara ledakan keras sebelum melihat kepulan asap tebal membumbung tinggi dari lokasi tersebut.
Menyadari situasi bahaya, Didik bersama rekannya, Guruh Eko, langsung melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Pemadam Kebakaran (PMK) Pos Driyorejo. Tak lama berselang, sekitar pukul 00.00 WIB, dua unit armada pemadam tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya lokalisir.
Namun, tantangan besar dihadapi petugas karena api dengan cepat merembet ke bagian tengah pabrik, terutama di area penyimpanan thinner yang sangat volatil dan mudah meledak.
Baca Juga: Antar 750 Warga Pulang Kampung, Gus Yani Lepas 15 Armada Mudik Gratis 2026
Mengingat besarnya skala kebakaran, bantuan tambahan pun dikerahkan dari wilayah tetangga. Satu unit mobil pemadam didatangkan dari BPBD Kabupaten Mojokerto dan satu unit lagi disokong oleh PMK PT Tamrina Jawa Pos. Sinergi antarinstansi ini dilakukan untuk memutus rantai penyebaran api agar tidak menghanguskan seluruh bangunan pabrik.
"Hingga pukul 04.25 WIB, api terpantau masih menyala dan petugas terus melakukan pembasahan secara intensif. Kami juga telah mengamankan lokasi serta melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar area pabrik agar proses keluar-masuk armada pemadam tidak terhambat," jelas IPTU Ahmad Fahri pada Kamis pagi.
Kabar baiknya, IPTU Fahri memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini. Hal tersebut dikarenakan saat kebakaran terjadi, aktivitas produksi di pabrik sedang libur sehingga tidak ada karyawan yang berada di dalam area gudang maupun rumah produksi.
Baca Juga: Kali Tengah Driyorejo Gresik Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terendam
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti ledakan dan kebakaran masih menjadi teka-teki. Pihak Polsek Wringinanom telah berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Gresik untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Sementara itu, total kerugian materiil masih dalam tahap pendataan oleh pihak manajemen perusahaan karena banyaknya bahan kimia dan infrastruktur yang hangus terbakar. (yud/han)
Editor : Hany Akasah