RADAR GRESIK – Kecelakaan maut akibat kegagalan fungsi rem (rem blong) kembali terjadi di jalur tengkorak Gresik Selatan.
Sebuah truk tronton bermuatan berat kehilangan kendali dan menghantam tiga kendaraan di depannya saat melintas di Jalan Raya Legundi, tepat di depan SDN Krikilan 3, Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Gresik.
Insiden tragis ini mengakibatkan satu orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah terhimpit di antara badan kendaraan besar. Sementara itu, dua orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Kronologi Kejadian Kapolsek Driyorejo, Kompol Musirham, menjelaskan bahwa kecelakaan beruntun ini terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Kejadian bermula saat Truk Tronton Nopol L 8346 UU yang dikemudikan Purnomo (34), warga Rembang, melaju dari arah timur menuju barat.
Sesampainya di lokasi kejadian, truk tersebut diduga mengalami rem blong. Karena tidak bisa berhenti, truk langsung menghantam sepeda motor Honda Scoopy Nopol AG 3755 KCT yang dikendarai oleh Wahyu Riko Indrawan (25), warga Kenjeran, Surabaya.
Benturan keras tersebut mendorong motor korban hingga menabrak Truk Box Nopol L 8156 BAC yang dikemudikan Galih Teguh Saputro (27).
Tak berhenti di situ, Truk Box tersebut kembali terdorong dan menabrak Truk Tronton lain bernomor polisi S 8246 ND yang dikemudikan Mujiono (51).
Satu Korban Jiwa Kondisi paling parah dialami oleh pengendara motor, Wahyu Riko Indrawan. Ia terjepit di antara Truk Tronton yang menabraknya dan Truk Box di depannya.
"Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor meninggal dunia di TKP akibat terhimpit kendaraan. Korban langsung dievakuasi ke RS Anwar Medika, Balongbendo, Sidoarjo untuk mendapatkan verifikasi jenazah," ungkap Kompol Musirham, Kamis (5/2).
Dua korban luka lainnya, yakni sopir dan kernet Truk Box, juga mendapatkan perawatan medis karena benturan yang cukup keras pada bagian kabin truk.
Penyelidikan Polisi Berdasarkan hasil olah TKP awal, pihak kepolisian menyimpulkan bahwa faktor utama kecelakaan adalah kurang hati-hatinya pengemudi truk tronton serta adanya kegagalan fungsi teknis pada sistem pengereman.
"Seluruh kendaraan yang terlibat, termasuk truk tronton yang diduga rem blong, sudah kami amankan. Proses penyelidikan lebih lanjut kini ditangani oleh Unit Laka Lantas Satlantas Polres Gresik," pungkas Kompol Musirham.
Polisi kembali menghimbau kepada para pemilik dan pengemudi kendaraan besar untuk rutin melakukan pengecekan kelaikan kendaraan (KIR) secara berkala guna mencegah terjadinya kecelakaan akibat kendala teknis yang fatal. (yud/han)
Editor : Hany Akasah