Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Tragedi Driyorejo Gresik: Terpeleset Saat Bermain, Bocah 7 Tahun Ditemukan Setelah Semalam Pencarian

Fajar Yuliyanto • Rabu, 4 Februari 2026 | 11:59 WIB

Berhasil : Tim gabungan menemukan korban anak 7 tahun hanyut di Driyorejo, Gresik
Berhasil : Tim gabungan menemukan korban anak 7 tahun hanyut di Driyorejo, Gresik

RADAR GRESIK – Setelah dilakukan pencarian intensif oleh tim gabungan, bocah perempuan berusia 7 tahun berinisial PDJ yang hanyut terbawa arus di Kecamatan Driyorejo akhirnya ditemukan.

Penemuan ini mengakhiri upaya pencarian yang dilakukan sejak insiden nahas itu terjadi pada Selasa sore.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, Sukardi, mengonfirmasi bahwa korban ditemukan pada Rabu (4/2) pagi sekitar pukul 08.40 WIB.

Baca Juga: Gandeng CSR Petrokimia Gresik, Kelurahan Trate Bangun Outlet Trate Rasa untuk Wadahi UMKM Warga

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, relawan, dan warga sekitar langsung melakukan proses evakuasi di lokasi penemuan.

“Alhamdulillah sudah ketemu. Tadi hari Rabu, 4 Februari 2026 sekitar pukul 08.40 WIB, korban ditemukan dan saat ini masih dalam proses evakuasi di lapangan,” kata Sukardi saat dikonfirmasi.

Peristiwa memilukan tersebut bermula pada Selasa (3/2) sekitar pukul 16.30 WIB di Jalan Permata Nomor 22, Desa Mulung, Kecamatan Driyorejo. Saat itu, korban yang merupakan putri dari Ibu Nyari (43), seorang penjual es degan asal Bojonegoro, sedang bermain bersama teman-temannya.

Baca Juga: Bukan Tilang, Pengendara di GKB Malah Dapat Cokelat dari Polisi, Ini Alasannya!

Diduga korban terpeleset dan jatuh ke dalam gorong-gorong yang arusnya sedang deras, hingga akhirnya terseret ke aliran air yang lebih besar.

Begitu menerima laporan kehilangan, tim BPBD Gresik segera menerjunkan personel untuk menyisir aliran air di sekitar lokasi kejadian hingga ke hilir. Pencarian sempat terkendala kondisi arus, namun akhirnya membuahkan hasil pada pagi hari berikutnya.

Menanggapi kejadian ini, Sukardi memberikan imbauan keras kepada masyarakat Gresik, khususnya para orang tua, agar lebih ketat dalam mengawasi aktivitas anak-anak di tengah cuaca ekstrem.

Baca Juga: Pererat Ukhuwah, DMI Gresik dan Malang Bersinergi Perkuat Peran Masjid Bagi Umat

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dengan kondisi cuaca saat ini. Pastikan anak-anak selalu dalam pengawasan, terutama saat bermain di sekitar saluran air atau sungai untuk menghindari kejadian serupa kembali terulang,” pungkasnya. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
#BPBD #gresik #Meninggal #Driyorejo #bocah