RADAR GRESIK – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur pantura Gresik Utara, tepatnya di Jalan Raya Daendels, Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, pada Kamis (29/1) pagi.
Akibat kejadian ini, seorang pengendara sepeda motor harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami luka serius akibat menabrak bagian belakang dump truk.
Kendaraan yang terlibat adalah sepeda motor Yamaha berwarna biru dengan nomor polisi W 3744 MY yang dikendarai oleh Sudarman (54), warga Tambak Osowilangun Timur, Surabaya.
Sementara itu, lawannya adalah Mitsubishi Dump Truk W 8255 UL yang dikemudikan oleh Achmad Choirul Anwar (30), warga Desa Sekargadung, Kecamatan Dukun, Gresik.
Kapolsek Ujungpangkah, Iptu Suwito, menjelaskan bahwa insiden bermula sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, kendaraan dump truk melaju dari arah timur menuju barat. Setibanya di depan Kantor PT Polowijo, arus lalu lintas mengalami kemacetan yang membuat dump truk tersebut berhenti mendadak.
Nahas, dari arah yang sama, sepeda motor korban yang melaju tepat di belakang truk diduga kurang menjaga jarak atau kurang berkonsentrasi, sehingga langsung menghantam bagian belakang truk dengan keras.
"Karena arus lalu lintas macet, dump truk berhenti. Pengendara motor di belakangnya tidak sempat menghindar dan langsung menabrak bagian belakang truk," jelas Iptu Suwito, Kamis (29/1).
Benturan keras tersebut mengakibatkan kendaraan motor korban ringsek pada bagian depan. Korban terjatuh dan mengalami luka parah di bagian kepala serta patah tulang lengan sebelah kiri.
"Petugas di lapangan langsung mengevakuasi korban ke RS PKU Muhammadiyah Sekapuk untuk mendapatkan perawatan medis intensif," tambahnya.
Pihak Polsek Ujungpangkah telah mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat dan meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian. Untuk proses penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan, kasus ini kini dilimpahkan ke Unit Laka Satlantas Polres Gresik.
Iptu Suwito juga mengimbau kepada pengguna jalan di Jalur Daendels untuk selalu menjaga jarak aman dan waspada, terutama saat terjadi antrean kendaraan atau kemacetan guna menghindari kecelakaan serupa. (yud/han)
Editor : Hany Akasah