Prioritaskan Komputer TKA dan Sekolah Rusak, Anggaran Pendidikan Gresik Ditambah Rp 19 Miliar

Fajar Yuliyanto • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:34 WIB
SEMANGAT : Para siswa yang melakukan tes kemampuan akademik beberapa bulan yang lalu. (Foto : Jar/han)
SEMANGAT : Para siswa yang melakukan tes kemampuan akademik beberapa bulan yang lalu. (Foto : Jar/han)

RADAR GRESIK – Sektor pendidikan di Kabupaten Gresik mendapatkan angin segar berupa tambahan anggaran sebesar Rp 19 miliar pada Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun 2026.

Suntikan dana ini diprioritaskan untuk perbaikan fasilitas sekolah yang rusak serta pengadaan komputer guna menunjang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Penambahan anggaran tersebut disampaikan dalam rapat penyampaian hasil pembahasan komisi-komisi DPRD Gresik bersama perangkat daerah mitra kerja terkait rancangan KUPA-PPAS Perubahan APBD 2026.

Baca Juga: Jadi Relawan Fogging di Tambakberas Jombang, Ning Lia: Profesi Ini Bukan Pekerjaan Mudah

Ketua Komisi IV DPRD Gresik, Muchamad Zaifudin, menegaskan pentingnya percepatan rehabilitasi gedung sekolah, baik di tingkat SD maupun SMP, agar tetap dapat direalisasikan pada tahun anggaran ini.

"Rehabilitasi gedung sekolah tingkat SD dan SMP agar tetap dilaksanakan tahun ini. Seluruh tahapan proses segera dilaksanakan dengan langkah-langkah percepatan yang konkret," ujar Zaifudin.

Ia menambahkan, perbaikan sarana pendidikan merupakan salah satu kebutuhan mendesak yang sejalan dengan aspirasi masyarakat melalui Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD. Selain rehabilitasi fisik, Komisi IV merekomendasikan agar pergeseran anggaran tetap terfokus pada belanja yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan pendidikan.

Baca Juga: Nekat Beraksi di Pagi Hari, Dua Pelaku Curanmor Gasak Motor di Parkiran Swalayan PPS Gresik

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, S. Hariyanto, merinci pemanfaatan tambahan anggaran Rp 19 miliar tersebut ke dalam dua fokus utama.

"Total penambahan anggaran mencapai Rp 19 miliar. Dialokasikan sekitar Rp 14 miliar lebih untuk revitalisasi sekolah dasar (SD) negeri yang mengalami kerusakan fisik. Sementara sekitar Rp 4,3 miliar diperuntukkan bagi pengadaan komputer untuk mendukung TKA jenjang SMP Negeri," jelas Hariyanto.

Langkah ini menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama DPRD untuk memperkuat kualitas sarana dan prasarana pendidikan.

Baca Juga: Gagal Gasak Motor Karyawan Minimarket di Cerme Gresik, Residivis Curanmor Babak Belur Dimassa

Selain menciptakan lingkungan belajar yang aman dan layak, penyediaan perangkat komputer yang memadai diharapkan dapat meoptimalkan pelaksanaan evaluasi akademik siswa di tingkat SMP. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
komputer gresik Sekolah Anggaran pendidikan