Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Resmi Dilantik Jadi Kepala MI Al Falah Kedanyang, Moh. Sadin Siapkan Program Kesejahteraan Guru

Riri Masfardian • Sabtu, 4 Juli 2026 | 16:47 WIB
Melalui proses penjaringan ketat sejak Juni lalu, Moh. Sadin siap membawa babak baru bagi madrasah milik desa ini. (Foto : Dok/Radar Gresik)
Melalui proses penjaringan ketat sejak Juni lalu, Moh. Sadin siap membawa babak baru bagi madrasah milik desa ini. (Foto : Dok/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Falah Kedanyang, Kecamatan Kebomas, resmi memulai babak baru. Moh. Sadin, S.Ag., secara sah dilantik menjadi Kepala Madrasah yang baru setelah melalui proses penjaringan ketat yang berlangsung sejak 11 Juni lalu.

Proses seleksi diawali dengan penjaringan yang berhasil menyaring tiga kandidat kuat. Para calon kemudian mengikuti tahapan pemaparan visi dan misi di hadapan Tim Pertimbangan.

Tim ini diketuai langsung oleh perwakilan Pengurus LP Ma’arif Gresik, Mabrur Ajma’in, S.Ag, MM, didampingi oleh M. Fatkhur Rozi, SH, selaku sekretaris dari unsur perwakilan Pengurus BP3MNU. Sementara posisi anggota diisi secara sinergis oleh Sukriman dan Muh. Abbas, S.Pd, (Pengurus BP3MNU), serta Heri Antono, Spd.I, (MWC LP Ma’arif Kebomas).

Baca Juga: Jaring Pemimpin Visioner berbasis Aswaja, MI Al Falah Kedanyang Gresik Gelar Penjaringan Calon Kepala Madrasah

Prosesi penyerahan Surat Keputusan (SK) oleh Ketua Pengurus Yayasan ini disaksikan langsung oleh Kepala Desa Kedanyang beserta jajaran perangkat desa, di aula MI Al Falah Kedanyang, Rabu (1/7). 

Moh. Sadin bukanlah orang baru di MI Al Falah Kedanyang. Pria berusia 55 tahun ini telah mengabdi sebagai pengajar di madrasah tersebut sejak tahun 2009. Dedikasinya teruji saat langsung dipercaya menjadi Waka Kurikulum hingga tahun 2012, serta rutin mengemban amanah sebagai Ketua Penerimaan Siswa Baru (PSB) hingga kini madrasah tersebut memiliki lebih dari 300 siswa.

Dalam keterangannya, Moh. Sadin menegaskan komitmennya untuk meneruskan program pendidikan yang sudah berjalan sangat baik. Sebagai langkah awal, ia akan menekankan aspek transparansi guna memperkuat kepercayaan dari seluruh tenaga pendidik maupun masyarakat Kedanyang.

Baca Juga: Rayakan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Gresik Gelar Fishing Championship Bersama Insan Pers dan Lintas Sektoral

"Tanggung jawab kami adalah meneruskan program pendidikan yang sudah sangat bagus. Kedepannya, kami akan mdningkatkan transparansi agar kepercayaan guru dan masyarakat semakin kuat," ujarnya.

Salah satu poin utama dalam kepemimpinan Sadin adalah peningkatan kesejahteraan guru. Ia berencana menaikkan gaji guru serta memberikan alokasi anggaran khusus untuk setiap kegiatan atau aktivitas keguruan, guna menyelaraskan kesejahteraan dengan beban kerja masing-masing.

Tak hanya itu, Sadin juga mengusung program jangka menengah yang visioner dengan mendirikan divisi usaha sekolah berupa minimarket kecil yang bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pengurus, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat. Mengingat MI Al Falah merupakan sekolah milik desa, keberadaan divisi usaha ini diharapkan bisa berdampak bagi warga sekitar.

Baca Juga: Suhu Malam Hari Lebih Dingin, Fenomena Bediding Mulai Landa Gresik dan Pulau Bawean

"Jika divisi usaha ini berjalan lancar dan menghasilkan laba yang banyak, kami memiliki impian besar untuk memberangkatkan para guru ke tanah suci untuk ibadah umrah," tambahnya.

Selain itu, madrasah juga mengupayakan pengadaan sarana transportasi berupa mobil sekolah guna mempermudah akomodasi guru dan siswa.

Di bidang akademik dan non-akademik, MI Al Falah Kedanyang berkomitmen melanjutkan pembinaan pembelajaran serta pengembangan bakat siswa melalui ekstrakurikuler (ekskul) untuk menyongsong ajang Porseni.

Saat ini, madrasah telah memiliki 14 cabang ekskul, di antaranya renang, badminton, voli, MIPA, calistung, public speaking, pramuka, tenis meja, hadrah dan qasidah, seni tari, kaligrafi, serta bela diri.

Melihat potensi yang ada, Sadin berencana menambah ekskul baru, yakni olahraga catur. Langkah ini diambil karena banyaknya siswa yang memiliki bakat catur dan kerap menjuarai tingkat kecamatan, namun masih terjegal di tingkat kabupaten. Dengan wadah baru ini, diharapkan prestasi anak-anak Kedanyang bisa berbicara banyak di level yang lebih tinggi.

Baca Juga: Resahkan Warga Randuagung, Damkarla Gresik Evakuasi Ular Piton di Lahan Kosong

Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi MI Al Falah Kedanyang untuk terus bersinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat demi melahirkan generasi yang cerdas dan berakhlakul karimah. (jar/han)

Editor : Hany Akasah
#mi al falah #Pelantikan #gresik #kepala #Kedanyang