Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Sempat Terkendala Akses Internet Akibat Server Lambat, Pengumuman SPMB SMP Negeri di Gresik Berjalan Lancar

Fajar Yuliyanto • Jumat, 12 Juni 2026 | 07:57 WIB
Sigap : Suasana SPMB di Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik. (Fajar/Radar Gresik)
Sigap : Suasana SPMB di Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik. (Fajar/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Hasil kelulusan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahap pertama untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri di Kabupaten Gresik resmi diumumkan.

Pengumuman yang mencakup jalur afirmasi, jalur mutasi, dan jalur domisili (zonasi) tersebut menyedot perhatian besar mengingat ada belasan ribu calon siswa yang bersaing ketat memperebutkan kursi sekolah pelat merah.

Sejak pagi hari, antusiasme yang luar biasa membuat para wali murid sempat dibuat cemas dan harus menunggu beberapa saat. Hal ini dikarenakan server situs resmi SPMB sempat mengalami perlambatan akses akibat lonjakan traffic atau animo masyarakat yang mengakses website secara bersamaan dalam satu waktu. Kendati sempat terkendala akses internet, situasi secara umum dapat segera teratasi dengan baik.

Baca Juga: Jaring Pemimpin Visioner berbasis Aswaja, MI Al Falah Kedanyang Gresik Gelar Penjaringan Calon Kepala Madrasah

Merespons dinamika di lapangan, Sekretaris Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik, Herawan Eka Kusuma, menjelaskan bahwa setelah pengumuman gelombang pertama ini, tahapan seleksi akan langsung disambung dengan pembukaan pendaftaran tahap kedua, yaitu jalur prestasi.

Pendaftaran untuk jalur prestasi ini dijadwalkan berlangsung singkat selama tiga hari, mulai Kamis, 11 Juni hingga Sabtu, 13 Juni 2026.

“Secara garis besar pendaftaran tahap 1 berlangsung lancar. Tidak ada kendala,” ujar Herawan Eka Kusuma saat memberikan evaluasi berkala mengenai jalannya sistem penerimaan murid baru.

Baca Juga: Kampanye Diet Plastik, DLH Gresik Bersama PT Smelting Gelar Aksi Grebek Kantong Plastik

Berdasarkan basis data yang direkam oleh Dispendik Gresik, jumlah pendaftar pada tahap pertama ini memang meledak hingga menembus angka 13.097 calon siswa.

Tingginya grafik pendaftaran ini dipicu oleh regulasi sistem yang memungkinkan calon siswa mengunci slot bangku sekolah sejak gelombang awal. Namun, Herawan mengingatkan aturan tegas mengenai konsekuensi bagi peserta yang sudah dinyatakan lolos.

“Misal sudah diterima di tahap 1, maka tidak bisa lagi mendaftar di tahap selanjutnya. Jadi harus diambil,” imbuh Herawan memberikan penegasan regulasi agar tidak ada kursi kosong yang mubazir.

Baca Juga: Berkat Program Lontar, Petrokimia Gresik Ubah Usaha Temulawak Rumahan Jadi Penggerak Ekonomi Keluarga

Di sisi lain, bagi ribuan pendaftar yang harus menelan pil pahit karena dinyatakan gugur pada pengumuman tahap pertama, manajemen dinas meminta agar para orang tua tidak larut dalam kekecewaan. Peluang untuk mengenyam pendidikan di SMP Negeri idaman masih terbuka lebar melalui skema seleksi berikutnya.

Kepala Seksi (Kasi) Kelembagaan SMP Dispendik Kabupaten Gresik, Budi Prastya, menyampaikan imbauan sosiologisnya agar seluruh calon peserta didik yang belum beruntung tetap menjaga bara semangat belajar mereka dan segera bersiap menyusun strategi di tahap kedua.

“Kami menghimbau kepada seluruh peserta didik yang belum diterima pada tahap pertama agar tetap semangat. Masih ada kesempatan pada tahap kedua melalui jalur prestasi, baik Prestasi TKA, Akademik, Non Akademik maupun Tahfidz Quran. Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik berharap seluruh proses SPMB dapat berjalan lancar, transparan, dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon peserta didik untuk memperoleh akses pendidikan di sekolah yang diinginkan,” tutur Budi Prastya secara mendetail memungkasi penjelasannya. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
#Dispendik #gresik #spmb #SMP #Mutasi