RADAR GRESIK — Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik resmi meluncurkan ajang kreativitas bertajuk KIDTION 2026.
Kompetisi pembuatan film pendek ini dirancang khusus sebagai wadah berekspresi bagi para pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau sederajat di rentang usia 12 hingga 15 tahun di wilayah Kabupaten Gresik.
Melalui program ini, pemerintah daerah menantang generasi muda yang memiliki ketertarikan di dunia sinematografi dan seni peran untuk berani menyuarakan imajinasi serta pesan-pesan positif melalui karya audio visual.
Baca Juga: Dinas KBPPPA Gresik Gencarkan Pendampingan Standardisasi Sekolah Ramah Anak di Pulau Bawean
Kepala Dinas KBPPPA Kabupaten Gresik, dr. Titik Ernawati, menjelaskan bahwa kompetisi film pendek ini bukan sekadar ajang unjuk bakat seni, melainkan bagian integral dari pemenuhan hak anak untuk tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi aktif dalam isu sosial di lingkungannya.
Para peserta ditantang untuk meramu alur cerita yang berbobot dengan mengangkat tiga tema krusial, antara lain, anak sebagai agen penegak kesehatan mental (mental health), pencegahan pernikahan dini atau perkawinan usia anak, dan pencegahan kekerasan berbasis gender online (KBGO) yang marak di era digital.
“Melalui KIDTION 2026, kami ingin memberikan stimulus kepada anak-anak agar berpikir kritis, kreatif, dan inovatif. Lebih dari itu, kami ingin mereka mengambil peran penting sebagai pelopor dalam mencegah segala bentuk kekerasan pada anak,” kata dr. Titik, Jumat (22/5/2026).
Dokter Titik menambahkan, medium film pendek dinilai sangat efektif sebagai sarana edukasi kontemporer agar para pelajar lebih peka terhadap lingkungan sekitar serta memahami esensi perlindungan anak.
Harapan besarnya, para sineas muda ini dapat menularkan edukasi tersebut kepada teman sebaya di lingkungan sekolah masing-masing.
“Output yang kami harapkan adalah anak-anak mampu menjadi pelopor dan pelapor dalam upaya pencegahan kekerasan. Karya mereka diharapkan bisa ikut andil membangun budaya sekolah yang aman, inklusif, dan ramah anak,” tuturnya.
Bagi sekolah atau kelompok pelajar yang ingin unjuk gigi, proses pendaftaran dan pengumpulan karya untuk ajang KIDTION 2026 ini sudah mulai dibuka sejak 18 Mei lalu dan akan ditutup pada 1 Juni 2026 mendatang.
Pihak KBPPPA Gresik optimistis ajang ini akan disambut antusias oleh para pelajar dan mampu melahirkan karya-karya sinematik lokal yang sarat akan pesan moral, sekaligus memperkuat posisi anak sebagai agen perubahan yang menyuarakan nilai positif di tengah masyarakat. (jar/han)
Editor : Hany Akasah