RADAR GRESIK – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan daerah.
Salah satu langkah strategis yang diambil adalah dengan memberikan pendampingan intensif bagi lembaga pendidikan yang akan menjalani proses Akreditasi Nasional tahun 2026.
Sebagai tahap awal, Dispendik Gresik menggelar sosialisasi akreditasi berbasis standar nasional pada Selasa (7/4/2026) di Aula Dispendik Gresik.
Baca Juga: Dedikasi Menebar Manfaat, 'Aisyiyah Kabupaten Gresik Raih Penghargaan Bergengsi dari Radar Surabaya
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada pengelola lembaga pendidikan, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan visitasi oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN) Provinsi Jawa Timur.
Kepala Bidang Pengembangan Pendidikan Dispendik Gresik, Dr. Nur Hamidah, menjelaskan bahwa akreditasi bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan instrumen vital untuk mengukur kualitas layanan pendidikan.
“Akreditasi adalah kegiatan penilaian terhadap lembaga pendidikan untuk mengetahui ketercapaian kualitas layanan. Bagi lembaga, ini menjadi tolok ukur mutu pendidikan yang telah dicapai,” tegas Hamidah.
Baca Juga: Atasi Banjir Tahunan, 43 Bangunan Liar di Atas Saluran Irigasi Driyorejo Gresik Dibongkar
Tercatat sebanyak 129 lembaga pendidikan di Kabupaten Gresik dipersiapkan untuk mengikuti proses akreditasi tahun ini. Jumlah tersebut terdiri dari19 lembaga PAUD, 54 SD, dan 56 SMP.
Dalam prosesnya, Dispendik melalui Seksi Perizinan dan Pengendalian Mutu Pendidikan secara aktif melakukan pengawalan teknis. Sosialisasi kali ini juga menghadirkan narasumber ahli dari BAN, yakni Totok dan Muji, yang memberikan arahan detail terkait indikator penilaian yang harus dipenuhi.
Hamidah berharap seluruh komponen di dalam lembaga pendidikan, mulai dari kepala sekolah hingga tenaga pengajar, dapat bersinergi melakukan persiapan maksimal. Kerja sama tim dinilai menjadi kunci untuk meraih predikat akreditasi yang memuaskan.
“Harapannya, semua lembaga yang terundang bisa melakukan persiapan secara optimal sehingga memperoleh hasil akreditasi yang sangat memuaskan,” tambahnya.
Bagi Dispendik Gresik sendiri, hasil akreditasi ini akan dijadikan rapor sekaligus indikator utama dalam pengendalian mutu pendidikan di tingkat kabupaten.
Semakin tinggi nilai akreditasi yang diraih, maka semakin baik pula kredibilitas dan kualitas pendidikan yang diterima oleh para siswa di Gresik. (jar/han)
Editor : Hany Akasah