Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Membuka Jalan Baru: Ketika Mimpi yang Gugur Menumbuhkan Rasa Syukur

Riri Masfardian • Kamis, 13 November 2025 | 16:09 WIB
Oleh : Shofiyah Farichatul Ilmi, Mahasiswa Jurusan Akuakultur Universitas Airlangga Surabaya.
Oleh : Shofiyah Farichatul Ilmi, Mahasiswa Jurusan Akuakultur Universitas Airlangga Surabaya.

RADAR GRESIK - Awalnya, saya memiliki mimpi besar: kuliah di jurusan Kedokteran Hewan. Hal itu sudah terbayangkan bagaimana rasanya bisa merawat dan membantu hewan yang sakit.

Namun, kenyataan berkata lain, mentor bimbingan belajar yang membimbing saya dengan jujur mengatakan bahwa nilai akademik yang saya miliki saat itu belum cukup mendukung untuk masuk ke jurusan impian tersebut.

Saat itu, tentu saja timbul rasa kecewa. Namun, perlahan hal tersebut membuat semakin belajar menerima kenyataan. Hingga di kemudian hari memilih jurusan Akuakultur, jurusan yang sama sekali tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

Siapa sangka, pilihan ini ternyata membuka jalan baru dalam hidup saya. Awalnya mulai mencoba beradaptasi, mencari informasi, dan menggali peluang besar yang ada di bidang Akuakultur.

Nilai akademik yang memang tidak tergolong tinggi dan latar belakang pernah mengenyam pendidikan di lingkungan pesantren saat SMP membuat harus menyesuaikan diri ketika memasuki studi awal di SMA NU 1 Gresik.

Dengan berusaha keras mengejar ketertinggalan, terutama dalam pelajaran yang lebih beragam dan mendalam di bidang Matematika dan Sains. 

Untuk membantu pemahaman ini, saya mengikuti bimbingan belajar. Harapannya, bisa mendapatkan nilai rapor yang bagus dan meningkat.

Dari usaha keras itu, perkembangan belajar saya mulai terlihat, hingga akhirnya saya berhasil masuk ke dalam daftar siswa eligible, yaitu siswa yang berhak mengikuti jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) di perkuliahan.

Dalam kesempatan itu, saya juga aktif menyiapkan berbagai sertifikat yang akan dilampirkan saat pendaftaran. Juga berusaha mengikuti berbagai lomba dan kegiatan, meskipun hasil dari beberapa perlombaan yang saya ikuti tidak selalu sesuai harapan.

Tidak berkecil hati dan mengutamakan percaya bahwa setiap usaha akan membawa hasil, entah itu berupa pengalaman, pelajaran, atau kesempatan baru.

Seiring berjalannya waktu, saya terus mengumpulkan sertifikat. Dalam hati kecil, terbesit harapan besar: bisa masuk ke kampus impian, Universitas Airlangga (UNAIR), melalui Jalur Golden Ticket.

Tibalah saatnya mendaftar di universitas impian. Ketika hari pengumuman tiba, saya benar-benar terkejut sekaligus bahagia dan bersyukur karena ternyata saya diterima melalui jalur Golden Ticket. Perasaan haru dan rasa syukur memenuhi hati waktu itu.

Mungkin bukan di jurusan Kedokteran Hewan yang dulu saya impikan, tetapi saya yakin inilah jalan terbaik yang Allah pilihkan untukku, yaitu Akuakultur di UNAIR.

Kini saya sadar bahwa hidup bukan tentang siapa yang paling cepat mencapai tujuannya, melainkan siapa yang mampu bertahan, beradaptasi, dan tetap bersyukur di setiap langkahnya.

Kadang Allah tidak memberikan apa yang kita inginkan, karena Allah tahu apa yang sebenarnya kita butuhkan. Mungkin jalanku berbeda dari yang dulu saya rencanakan, tetapi saya yakin inilah jalan yang akan membawaku menuju kebahagiaan dan kesuksesan dengan caraku sendiri. (*/han) 

Editor : Hany Akasah
#SMA NU 1 Gresik #unair #SMANUSA #Kedokteran Hewan #kuliah #Opini