RADAR GRESIK – SMP YIMI Gresik secara resmi meluncurkan kelas peminatan baru yang inovatif untuk menyambut tahun ajaran baru. Sebagai upaya sekolah dalam mewadahi bakat, minat, dan meningkatkan kualitas peserta didik, SMP YIMI mempromosikan empat kelas peminatan.
Peresmian yang ditandai dengan pemukulan gong ini dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Gresik, dr. Ashluchul Alif, di halaman SMP YIMI, Jumat (10/10).
Empat kelas tersebut meliputi kelas reguler full day school dengan guru kompeten yang fokus pada pencapaian prestasi akademik dan non-akademik siswa, Kelas tahfidz yang diperkuat, disempurnakan, dan dikhususkan. Modelnya adalah kelas reguler yang ditambah jam khusus Tahfidz dan menggunakan kurikulum pesantren.
Serta kelas bahasa yang menjamin prestasi, khususnya Bahasa Inggris. Dimana telah diuji coba melalui kelas bilingual (Jepang dan Inggris) selama dua tahun, dengan keunggulan pembelajaran yang akan menghadirkan native speaker. Dan kelas entrepreneur yang bertujuan membekali siswa dengan kemampuan kognitif, keahlian, dan keterampilan hidup. Bidang fokusnya meliputi Food and Beverage, Tata Busana dan Rias, serta Fotografi.
Acara peresmian ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Dr. S. Hariyanto, Ketua Yayasan Islam Malik Ibrahim(YIMI), Dr. Muhammad Syahab, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Gresik, Masfufah, Camat Gresik Jalesvie Triyatmoko, serta para guru dan seluruh siswa.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gresik dr. Ashluchul Alif menyampaikan apresiasi dan harapannya agar lulusan SMP YIMI terus berguna bagi Kabupaten Gresik, bahkan di tingkat nasional.
"Empat kelas ini merupakan inovasi yang cukup kreatif, kalau sekolah tidak memiliki inovasi dan ciri khas tertentu, maka akan sulit bersaing. Ini wujud optimalisasi dunia pendidikan," ujar Wabup Alif.
Beliau juga menyampaikan pesan penting kepada seluruh siswa, bahwa untuk meraih kesuksesan dibutuhkan tiga hal yakni hormati orang tua, harus hormati guru, serta di manapun berada atau dalam kondisi apapun harus menjadi orang baik karena roda terus berputar.
Tak hanya kepada siswa, Wabup Alif juga berpesan kepada para guru untuk menjaga adab dan tata krama agar dapat ditiru oleh murid.
"Sehingga siswa yang lulus bisa memiliki adab yang baik. Semoga lulusan SMP YIMI menjadi anak berakhlakul karimah dan sukses," tambahnya, menghadapi banyak tantangan yang menuntut peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).
Peresmian ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Gresik. Setelah itu, Wabup Alif mengunjungi stand yang menyuguhkan hasil kreasi dari masing-masing kelas peminatan.
Wabup Alif mengunjungi kelas entrepreneur, dan mencicipi sushi bergizi hasil olahan siswa. Di Kelas Bahasa, Wabup berinteraksi bersama siswa yang lancar menggunakan Bahasa Jepang. Sementara di Kelas Tahfidz, Wabup menguji hafalan siswa dengan acak. Dan di Kelas Reguler, Wabup Alif melihat kreasi siswa berupa alat pengukur obesitas.
Kepala SMP YIMI, Ainun Naim, menuturkan bahwa inisiatif ini disambut baik, terbukti dari penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang sudah terpenuhi satu kelas untuk tahun ajaran mendatang. Kelas peminatan ini mencakup Kelas Tahfidz, Kelas Bahasa, dan Kelas Entrepreneur.
Sementata itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Dr. S. Hariyanto, sangat mengapresiasi inspirasi dari SMP YIMI ini. Ia menegaskan bahwa inovasi tersebut sangat bagus guna meningkatkan kualitas peserta didik.
"Banyak penelitian membuktikan bahwa kecerdasan intelektual bukan faktor utama meraih kesuksesan, namun orang dengan karakter hebat dan menjadi orang baik. Maka jangan bosan-bosan menjadi orang baik," tutup Dr. S. Hariyanto. (rir/han)
Editor : Hany Akasah