RADAR GRESIK – Jumlah peziarah di Makam Sunan Giri Kabupaten Gresik melonjak signifikan selama libur sekolah tahun ajaran 2024/2025. Kunjungan yang biasanya berkisar 5.000 orang per hari meningkat dua kali lipat menjadi sekitar 10.000 orang per hari.
Ketua Yayasan Makam Sunan Giri, Izzuddin Shodiq, mengatakan mayoritas peziarah selama liburan sekolah berasal dari kalangan siswa sekolah dan santri pondok pesantren.
“Khusus selama liburan panjang sekolah ini yang banyak berziarah itu dari kalangan sekolah atau pondok pesantren,” ujarnya, Minggu (29/6/2025).
Izzuddin menambahkan puncak kunjungan terjadi pada tanggal merah dan akhir pekan. Para peziarah datang dari berbagai daerah di Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga luar Pulau Jawa. Bahkan, ada pengunjung dari luar negeri seperti Malaysia dan Thailand.
“Paling ramai dari Jawa Timur kalau anak sekolah. Jogja, Jawa Tengah, dan Palembang juga banyak,” tambahnya.
Ia memaparkan pola wisata religi yang biasa dilakukan para peziarah. Biasanya rombongan melakukan rangkaian wisata ziarah Wali Lima (Wali limo) di Jawa Timur, lalu dilanjutkan ke Wali Wolu (Wali wolu) di Jawa Tengah, bahkan hingga Walisongo ke Jawa Barat.
“Kalau sampai ke Jawa Barat itu biasanya rangkaian Walisongo,” jelas Izzuddin.
Sementara itu, salah satu pendamping rombongan dari MTs Ma’arif NU 01 Cilacap, Rahmat Widodo, mengatakan pihaknya rutin mengadakan ziarah ke Makam Sunan Giri saat libur sekolah. Tahun ini mereka datang dengan rombongan dua bus berisi 112 orang.
“Ini memang acara rutin setiap tahun saat libur sekolah,” kata Rahmat. (yud/han)
Editor : Hany Akasah