RADAR GRESIK – Kegiatan lomba mewarnai mamamia yang digelar Radar Gresik di Gresmall, Sabtu (15/2) lalu menghadirkan sesuatu yang istimewa. Di tengah acara, pengunjung dimanjakan dengan atraksi pencak silat yang memukau, yang berhasil menarik perhatian banyak orang.
Atraksi pencak silat ini diperagakan oleh Kent Ramadansyah Alhabsyi, seorang siswa kelas 4 SD NU Nurul Ishlah (Nurish) Randuagung yang baru berusia 9 tahun. Dengan gerakan yang lincah dan penuh keterampilan, Kent berhasil memukau para penonton yang menyaksikan di atas panggung.
Kent sudah menyukai pencak silat sejak usia 5 tahun, atau saat masih duduk di bangku TK. Kecintaannya terhadap seni bela diri ini berawal dari ajakan almarhum kakeknya, yang merupakan seorang pelatih pencak silat.
"Sejak diajak almarhum kakek, saya jadi suka pencak silat," ujar Kent, mengenang awal mula kecintaannya pada olahraga tersebut.
Kent juga rutin berlatih pencak silat tiga kali seminggu. Bahkan, saat ada acara atau pertandingan, Kent berlatih setiap hari untuk mempersiapkan diri dengan lebih maksimal.
"Kalau ada event, saya latihan setiap hari," tambahnya.
Prestasi terbaik yang pernah diraih Kent adalah juara O2SN Jawa Timur 2024 tingkat SD. Selain pencak silat, Kent juga memiliki minat di bidang futsal, yang turut mendukung perkembangan fisiknya.
Kent mengungkapkan rasa terima kasih kepada kedua orang tuanya, Devi Hamdan Firmansyah dan Ilmia Maulid Kurniasyah, yang selalu memberikan dukungan penuh. Orang tuanya senantiasa mendampinginya dalam setiap kegiatan, baik saat berlatih maupun mengikuti pertandingan.
"Orang tua sangat support, mengantarkan kemana saja, baik tampil atau pertandingan. Mereka juga siap menyiapkan berbagai keperluan dan selalu meluangkan waktu," ungkap Kent.
Orang tua Kent berharap agar putranya dapat konsisten dalam berlatih dan terus termotivasi untuk mencapai tujuan. Mereka juga menyadari bahwa untuk mencapai fokus dan kesuksesan, Kent harus siap menghadapi berbagai tantangan yang datang.
Kent sendiri memiliki target yang tinggi, yaitu dapat menembus O2SN hingga tingkat nasional pada tahun ini. "Saya ingin berjuang untuk bisa tampil di tingkat nasional," katanya dengan penuh semangat. (rir/han)
Editor : Hany Akasah