Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Siswa SD NU Nurul Ishlah Randuagung Gresik Unjuk Kemampuan Tiga Bahasa dalam Festival Rojabiyah

Riri Masfardian • Senin, 27 Januari 2025 | 00:59 WIB
FESTIVAL RAJABIYAH: Da
FESTIVAL RAJABIYAH: Da

 

RADAR GRESIK - Siswa-siswi Sekolah Dasar NU Nurul Ishlah ceria saat menggelar Festival Rojabiyah pada Sabtu (25/1). Acara yang melibatkan seluruh jenjang kelas ini tidak hanya semata-mata peringatan keagamaan, tetapi juga menjadi ajang untuk mengasah berbagai kemampuan siswa.

 

Namun ada yang unik, karena sejak awal hingga akhir acara, seluruh rangkaian kegiatan dipandu oleh siswa-siswi sendiri. Mulai dari pembacaan ayat suci Alquran, sambutan, ceramah agama, hingga doa, semuanya dilakukan oleh siswa dengan penuh percaya diri.

Hal ini baru pertama kali digelar di SD NU Nurish dan menunjukkan keberanian dan kemampuan public speaking yang luar biasa dari para siswa.

Kepala SD NU Nurul Ishlah Imamatul Falikhah, S.Pd.I, mengungkapkan salah satu yang menarik adalah penggunaan tiga bahasa oleh siswa yang bertugas menjadi pembawa acara, yakni Indonesia, Arab, dan Inggris.

"Dalam kegiatan ini kami bagi menjadi dua sesi, sesi pertama dibawakan oleh kelas rendah yakni kelas 1,2, dan 3. Sementara sesi kedua diisi oleh kelas tinggi yakni kelas 4,5, dan 6," kata Ima.

Dalam sesi pertama kegiatan berlangsung menarik, siswa kelas 3, Nisa Ahsanul Arifa dipercaya untuk menyampaikan ceramah agama tentang Isra Miraj. Sementara itu, untuk kelas tinggi M. Zahid Hafidz dari kelas enam membawakan ceramah tentang aqiqah.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program “Happy Arabic English” yang rutin digelar setiap minggu. Program ini bertujuan untuk melatih siswa dalam berbahasa Arab dan Inggris, merupakan hasil pembelajaran kelas ICP tahun pertama.

Keberhasilan siswa-siswi dalam acara Festival Rojabiyah ini membuktikan efektifitas program tersebut.

Sementara itu ketua panitia, Nur Kholidah, mengungkapkan persiapan acara ini memakan waktu kurang lebih dua minggu. “Kami ingin anak-anak tidak hanya merayakan Isra Miraj, tetapi juga memahami makna di balik peristiwa tersebut. Selain itu, kami juga ingin melatih keberanian mereka berbicara di depan umum,” ujarnya.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, siswa-siswi juga mempromosikan siwak sebagai alat pembersih gigi alami. Hal ini sejalan dengan ajaran Islam yang menganjurkan kebersihan diri.

Selain itu berbagai persembahan siswa siswi menjadi hiburan bagi peserta, salah satunya grup serehnity yang tampil memukau dengan lagu Rhoma Irama berjudul Adu Domba.

Para guru di SD NU Nurul Ishlah Randuagung merasa sangat bangga dengan penampilan siswa-siswi mereka. Latar belakang guru-guru yang sebagian besar merupakan alumni pesantren turut memberikan warna tersendiri dalam penyelenggaraan acara ini.  

Diharapkan, kegiatan peringatan Isra Miraj ini dapat menjadi berkah bagi seluruh siswa, guru, dan sekolah. Penyelenggaraan acara ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain dalam mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh. (rir/han)

Editor : Hany Akasah
#SD NU Nurul Ishlah #tiga bahasa #Siswa #gresik #kemampuan #Randuagung #Isro Miraj #SS #bahasa #Festival Rojabiyah