Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Kasus Kekerasan Anak Turun, Gresik Perkuat Komitmen Ciptakan Lingkungan Belajar Aman dengan Gerakan Parenting

Hany Akasah • Rabu, 8 Januari 2025 | 12:02 WIB
SOSIALISASI: Para narasumber yang diundangn Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik, dan Pokja Bunda PAUD dan Forum PAUD, menggelar Talk Show dan peluncuran Gerakan Parenting menuju pendidikan
SOSIALISASI: Para narasumber yang diundangn Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik, dan Pokja Bunda PAUD dan Forum PAUD, menggelar Talk Show dan peluncuran Gerakan Parenting menuju pendidikan

 

RADAR GRESIK - Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik, berkolaborasi dengan Pokja Bunda PAUD dan Forum PAUD, menggelar Talk Show dan peluncuran Gerakan Parenting menuju pendidikan aman untuk semua di Kabupaten Gresik.

Acara tersebut diikuti oleh 300 peserta dari berbagai pihak, antara lain pengawas, penilik, dan pimpinan organisasi terkait pendidikan di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Kabupaten Gresik.

Kabid Pengelolaan Pendidikan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik Syifaul Qulub mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik dalam memberikan perlindungan bagi anak, terutama dalam dunia pendidikan di Kabupaten Gresik.

“Kami berharap dalam proses pendidikan di sekolah, orang tua juga turut aktif mendampingi tumbuh kembang anak-anaknya,” kata Syifaul di Atrium Icon Mall Gresik, Selasa (7/1).

Menurut data UPT PPA Dinas KBP3A Kabupaten Gresik, kasus kekerasan terhadap anak yang ditangani di Kabupaten Gresik pada tahun 2024 mengalami penurunan menjadi 228 kasus dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 249 kasus.

"Ke depannya, diharapkan angka kasus kekerasan di Kabupaten Gresik semakin menurun sehingga lembaga pendidikan dapat memberikan ruang yang aman bagi semua," ujar Syifaul Qulub.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, akan dibentuk tim yang mengawal program Gerakan Parenting menuju Pendidikan Aman untuk Semua dengan beberapa tahapan kegiatan, mulai dari sosialisasi, penguatan sumber daya manusia, pelaksanaan parenting di lembaga pendidikan se-Kabupaten Gresik, hingga monitoring dan evaluasi.

Rangkaian kegiatan ini sejalan dengan cita-cita Presiden dan Wakil Presiden dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia, sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

Saat ini, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI memiliki tiga prioritas, yaitu Ruang Bersama Indonesia, perluasan fungsi SAPA 129, dan satu data perempuan dan anak berbasis kelurahan/desa.

Bunda PAUD Kabupaten Gresik mengatakan, pentingnya keterlibatan aktif orang tua sebagai mitra bagi sekolah dalam mendampingi tumbuh kembang anak. "Parenting melibatkan orang tua dalam menyampaikan hal-hal yang terkait dengan anak, baik itu perkembangan maupun materi pengasuhan, dengan keterlibatan aktif orang tua," jelas Nurul.

Psikolog Puspaga Dewi Sekardadu Dinas KBP3A Kabupaten Gresik Asti Candrasasi Catur Putri menyampaikan jika terjadi kasus kekerasan baik lingkungan pendidikan, masyarakat atau orang tua dapat melakukan koordinasi dengan Satgas TPPK (Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan) di sekolah. “Dinas KBP3A akan mengawal dan dipastikan aman,” tegas Asti.

Selain itu, acara dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama dalam mewujudkan Gerakan Parenting Pendidikan Aman untuk Semua di Kabupaten Gresik.

Penandatanganan dilakukan oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Pokja Bunda PAUD, dan Forum PAUD Kabupaten Gresik. (han)

Editor : Hany Akasah
#Bunda Paud #gerakan #kasus kekerasan #gresik #parenting #dinas pendidikan #Sekolah #pendidikan #Perlindungan Anak