RADAR GRESIK-Dalam rangka memperingati Hari santri Nasional (HSN), Majelis Wilayah Cabang NU Gresik menggelar acara ziarah ke Makam Muassis NU Tlogo Pojok di Jalan Gubernur Suryo, Gresik, Jumat (18/10).
Kegiatan itu dihadiri tokoh agama, perwakilan instansi dan sekitar 500 siswa dari berbagai lembaga pendidikan, termasuk SMK NU 1 Gresik, SMA NU 2 Gresik, dan lainnya.
Ketua panitia MWCNU Gresik, Muhammad Gufron menyatakan, acara ziarah ini merupakan tradisi rutin tahunan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Santri.
"Insyaallah, tradisi rutin ini akan terus kami adakan setiap tahun sebagai pembuka rangkaian acara peringatan Hari Santri. Kegiatan ziarah ke makam para pendiri NU ini sangat penting untuk mengenang jasa-jasa mereka," ujarnya dalam wawancara pada Jumat (18/10).
Selain berziarah, acara itu diisi dengan penyampaian sejarah dan biografi para pendiri NU. Hal ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada para siswa tentang sejarah dan perjuangan NU.
"Ini merupakan pembelajaran nyata bagi siswa agar mereka mengetahui sejarah NU dan tokoh-tokohnya. Salah satu tokoh yang kita kenang hari ini adalah KH Moh. Zubair bin Abdul Kudus," ujar Gufron.
Muhammad Mahzun sebagai pembaca biografi Muassis NU, menyampaikan sejumlah kisah inspiratif tentang KH. Moh. Zubair. Beliau dikenal karena kedermawanan dan kebaikannya.
"KH. Moh. Zubair memiliki keistimewaan yang luar biasa. Banyak kisah menarik tentang beliau, mulai dari kedermawanannya hingga kisah-kisah mistis yang menyertainya. Salah satu kisah yang terkenal adalah tentang pertemuan beliau dengan seorang preman mabuk," cerita Mahzun.
Ketua MWCNU Gresik Muhammad Zainuri berharap kegiatan ziarah ini dapat memberikan dampak positif bagi para siswa.
"Kami berharap acara ini dapat menjadi sarana bagi siswa untuk belajar sejarah NU tidak hanya dari buku, tetapi juga secara langsung dengan mengunjungi makam para pendiri. Dengan begitu, mereka akan lebih memahami nilai-nilai luhur yang diajarkan oleh NU," harap Zainuri. (ilm/nov/han)
Editor : Hany Akasah