Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Optimalisasi ULD 'Aisyiyah Gresik, PD 'Aisyiyah Gelar Pelatihan Program Khusus Anak Autism dan Belajar Membaca Alquran Isyarat

Novia Andriyani • Selasa, 28 Mei 2024 | 23:17 WIB
BELAJAR AL-QURAN ISYARAT : Belajar membaca Al-Qur
BELAJAR AL-QURAN ISYARAT : Belajar membaca Al-Qur

RADAR GRESIK - Masih dalam rangkaian kegiatan Milad ke-107 'Aisyiyah, sekaligus Optimalisasi ULD 'Aisyiyah, Pimpinan Daerah 'Aisyiyah (PDA) Kabupaten Gresik menggelar pelatihan kompensatoris program khusus anak autis dan belajar membaca Alquran isyarat yang menghadirkan lebih dari seratus peserta yang terdiri dari Gerakan 'Aisyiyah Layani Disabilitas (GALA),GANTARI ( Gerakan 'Aisyiyah Cinta Anak Tanpa Diskriminasi) dan Satuan Pendidikan Penyelenggara Pendidikan Inklusif (SPPPI) Muhammadiyah.

Pelatihan dilaksanakan Senin (27/05) bertempat di lantai 3 gedung Dakwah Muhammadiyah Gresik. Kegiatan itu bertujuan meningkatkan kapasitas kader dalam menangani Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dengan Autism dan gangguan pendengaran dan bicara serta membantu belajar membaca Alquran dengan menggunakan isyarat tangan ( Al- Qur'an Isyarat).

Tiga narasumber dihadirkan yakni Ketua Yayasan Pendampingan anak Indonesia Surabaya (PAIS) dan Autistism Children Therapy (ACT) Surabaya Fitriyah, SPd, Sri Retno Yuliani,M.Psi.,Psikolog selaku Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) Autisme River Kids Malang yang juga ahli Kompensatoris Program Khusus Anak dengan Autism dengan penerapan Treatment and Education of Autistic Children and Other with Communication Handicap (TEAACH ) dan Mat Wahib, SPd.MPd. selaku Kepala SLB Muhammadiyah Sidayu.
Ketua PDA Gresik, Innik Hikmatin, S.Pd., M.Pd.I mengatakan, pelatihan itu merupakan salah satu upaya PDA Gresik dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Diharapkan para kader dapat membantu meningkatkan kemampuan ABK dan penyandang disabilitas dalam membaca dan memahami Al-Qur’an dengan menggunakan Al-Qur'an Isyarat," ucap Innik.

Pelatihan ini merupakan salah satu program unggulan PDA Gresik dalam mengoptimalkan fungsi, peran ULD ' Aisyiyah Gresik utamanya dalam pengembangan pendidikan inklusif.

“Bisa hadir di tempat yang mulia ini membuat saya terharu, Bagaimana anak-anak ini menjadi anak yang hebat sebagaimana dalam al-Quran Surat an-Nisa ayat 9. Yang artinya hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah,” ungkap M. Fadloli Aziz SSi MPd selaku Ketua Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Non Formal (PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Gresik yang juga turut hadir dalam pelatihan ini.

Best Practice layanan ABK Fitriyah, S.Pd mengupas tuntas tentang karakteristik anak berkebutuhan khusus (ABK) dan cara menanganinya dengan tepat.

"Penting untuk diingat bahwa setiap ABK memiliki karakteristik yang unik dan skala spectrum yang berbeda-beda. Oleh karena itu, penanganannya pun harus disesuaikan dengan kebutuhan dan juga kolaborasi penuh dari tenaga ahli, keluarga dan lingkungan," papar Fitri.

Sri Retno Yuliani, M.Psi., menambahkan, program Kompensatoris TEAACH merupakan salah satu strategi yang efektif membantu anak dengan autism mengatasi keterbatasan dan mengembangkan potensi.

"Program ini menggunakan metode pengajaran terstruktur dan visual yang sesuai dengan cara belajar anak dengan autisme" tutur Retno.

Acara pun ditutup dengan pemaparan materi dari perwakilan SLB Muhammadiyah Sidayu mengenai berbagi praktik baik projek penguatan profil pelajar pancasila (P5) dengan tema gaya hidup berkelanjutan dan kearifan lokal serta praktik belajar membaca Alquran Isyarat dengan Metode Amakasa yang diajarkan langsung oleh ketua PDA Gresik, Innik Hikmatin yang juga dibantu oleh Teman-teman mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) yaitu Amri, Rizky, Ikbar beserta pelajar yang juga calon mahasiswa UMG yaitu Aisyah Grisseeta dan Aisyah Syerviah yang memiliki gangguan pendengaran dan bicara

Perlu diketahui, bahwa Innik Hikmatin adalah penemu atau pengkonsep metode Amakasa bagi penyandang disabilitas sensori rungu wicara / anak dengan gangguan pendengaran sejak 30 tahun lalu atau tahun 1994. (nov/han)

Editor : Hany Akasah
#ABK #milad #membaca Al Quran #gresik #Aisyiah